Lina juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara pedagang dan pemerintah.
“Kami merasa didengar dan dilibatkan, jadi kami juga akan menjaga amanah ini,” ucapnya.
BACA JUGA: Rabies Merebak di Sumsel, Lima Daerah Tertular, Nyawa Terancam
Sementara itu, Hardi, koordinator pedagang yang mewakili Dicky Haitami, memastikan sebanyak 183 pedagang kini sudah terakomodir dalam tenda swadaya.
“Dengan adanya tenda ini, pedagang jadi lebih rapi, tidak mengganggu pejalan kaki maupun kendaraan. Harapan kami, pedagang bisa terus menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan pembeli,” jelas Hardi.
Ia menambahkan, keberadaan tenda sangat penting untuk kelangsungan usaha. “Di sinilah tempat mereka mencari nafkah.
Dengan adanya tenda ini, roda perekonomian pedagang kecil bisa berjalan lebih lancar,” katanya.
Selain itu, para pedagang menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan media yang terus memberi dukungan.
Mereka berkomitmen menjaga kebersihan, ketertiban, serta mematuhi aturan yang ada.
BACA JUGA: Komisi I DPRD Sumsel dan Timsel Bahas Seleksi Calon Komisioner KPID 2025–2028
“Permasalahan sudah selesai. Aspirasi kami dikabulkan. Terimakasih, di era Bapak Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam, pedagang benar-benar diperhatikan,” pungkas Syamsul. (*/red)








