Perbaikan longsor di Jembatan Muara Beliti mulai dilakukan BBPJN Sumsel. Warga keluhkan dampak ke usaha dan harapkan pengawasan aparat di lokasi, Kamis (25/9/2025). Foto: Istimewa
Musi Rawas, LintangPos.com – Perbaikan tanah longsor di pangkal Jembatan Muara Beliti, tepatnya di RT 05 Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, mulai dilakukan sejak Rabu (25/9/2025).
Dari pantauan lapangan, petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Sumsel terlihat sibuk memasang cerucuk kayu serta bigbag berisi tanah untuk menahan longsoran.
Meski penanganan darurat ini membuat jalur lintas Lubuk Linggau–Empat Lawang tetap bisa dilalui, namun kendaraan hanya bisa melintas satu arah secara bergantian.
Alhasil, antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat tidak terelakkan di kedua sisi jembatan.
Bagi Ahmad, warga RT 05 sekaligus pemilik warung manisan di sekitar lokasi, kondisi ini berdampak langsung pada pendapatan usahanya.
BACA JUGA: Pemuda di Palembang Dibacok Ayah Saat Lindungi Ibu, Polisi Turun Tangan
Jalan yang diberlakukan satu arah membuat pengendara enggan berhenti.
“Biasanya ramai, tapi sekarang sepi karena orang sulit berhenti. Jalan depan warung hanya dibuka satu jalur,” keluh Ahmad.
Selain itu, pengendara yang tidak sabar menunggu giliran kerap nekat maju sehingga menimbulkan kemacetan lebih parah.
Ahmad pun berharap ada petugas kepolisian atau Dinas Perhubungan yang siaga penuh di lokasi agar arus lalu lintas lebih tertib.
Afif, Bidang Preservasi Wilayah II BBPJN Provinsi Sumsel, menjelaskan bahwa penanganan saat ini masih bersifat sementara.
BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik
“Kami lakukan pemasangan cerucuk kayu dan bigbag tanah untuk menahan longsoran. Untuk permanen, harus dilakukan penelitian kondisi tanah dan struktur terlebih dahulu agar tidak rusak lagi bila longsor susulan terjadi,” terangnya.
Ia menegaskan, percepatan penanganan terus diupayakan karena jembatan ini merupakan sarana vital, sama pentingnya dengan Jembatan Air Semarang yang juga berada di Kelurahan Pasar Muara Beliti.
Petugas kini mengatur lalu lintas selama 24 jam agar kendaraan dari dua arah tetap bisa melintas meski bergantian.
Page: 1 2
DPRD Empat Lawang dijadwalkan membahas Raperda Perubahan APBD 2026 melalui penyampaian eksekutif dan pandangan umum…
Sumsel menjadi ikon Kriya Nusa 2026 dengan membawa perajin dari 17 kabupaten dan kota serta…
Timsus Polres Empat Lawang menggagalkan dugaan penghadangan mobil pembawa pepaya di jalur Pendopo–Pagaralam, Muara Pinang.
Satresnarkoba Polres Empat Lawang mengamankan dua terduga pelaku dan 40 klip sabu seberat bruto 6,85…
Ketua DPW PAN Sumsel Joncik Muhammad menghadiri puncak HUT ke-28 PAN di JICC Jakarta bersama…
Aksi sejumlah pelajar mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga dugaan balap liar meresahkan warga Tebing Tinggi,…