Menurutnya, pembangunan geothermal Air Sempiang akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembangunan infrastruktur dasar.
BACA JUGA: Investasi Geothermal Masuk Kepahiang, Janji Energi Hijau Menguat
Dimulai dari Akses Jalan pada 2026
Tahap awal proyek dijadwalkan dimulai pada 2026 dengan fokus utama pembangunan akses jalan menuju lokasi geothermal.
Akses ini dinilai krusial mengingat lokasi Air Sempiang berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba, yang memiliki kontur alam cukup menantang.
“Pembangunan awalnya akses jalan dulu. Setelah infrastruktur pendukung siap, baru masuk ke tahap pengeboran,” kata Zurdi Nata, Minggu (25/1/2026).
Karena berada di kawasan konservasi, PLN disebut telah melakukan koordinasi intensif dengan pengelola TWA Bukit Kaba.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan proyek tetap mematuhi aturan lingkungan dan tidak merusak ekosistem kawasan wisata alam tersebut.
BACA JUGA: Investor Geotermal Masuk! Kepahiang Bersiap Raup Rp100 Miliar
Pengeboran Tiga Sumur Mulai 2027
Setelah akses dan infrastruktur pendukung rampung, tahap krusial proyek akan dimulai pada 2027, yakni pengeboran tiga sumur panas bumi pertama.








