Dua pemuda di Prabumulih diamankan polisi usai aksinya melakukan pungutan liar ke sopir truk viral di media sosial. Polisi gerak cepat tangkap pelaku kurang dari 24 jam, Jum'at (26/9/2025). Foto: Istimewa
Prabumulih, LintangPos.com – Aksi dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan dua pemuda di Jalan Jenderal Sudirman, Prabumulih, mendadak jadi perhatian publik.
Video keduanya mengejar dan meminta uang dari sopir truk, bahkan meludahi kernet, viral di media sosial, memicu kemarahan warganet.
Peristiwa itu terjadi tepat di depan Alfamart Pasar Pagi, Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Jumat (26/9/2025).
Dalam video berdurasi singkat, terlihat dua pria bermotor nekat menghentikan sebuah truk. Salah satu dari mereka memaksa meminta uang dan menunjukkan tindakan tak pantas.
Merasa dirugikan dan terancam, sang sopir memutuskan mengunggah video tersebut ke media sosial.
“Biar jadi peringatan bagi sopir lain agar hati-hati di jalan,” tulisnya. Tak butuh waktu lama, video itu menyebar cepat dan menuai kecaman.
BACA JUGA: Pasutri di Musi Rawas Digerebek, Istri Ditangkap Suami Jadi DPO
Menanggapi laporan warga, Tim Tekab Prabu Polres Prabumulih langsung turun tangan.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, kedua pemuda berhasil diamankan di pinggir Jalan Prabujaya, Kelurahan Prabujaya, Prabumulih Timur, Jumat malam (26/9/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.
Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP H Tiya Talingga, mengungkap identitas kedua pelaku, yakni Dio Valdo (26) dan Zul Fadil (22), warga Kelurahan Sukajadi.
Saat beraksi, keduanya menggunakan sepeda motor Supra Fit hitam.
“Kami tindaklanjuti berdasarkan video viral dan laporan masyarakat. Kedua pelaku sudah kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKP Tiya, Sabtu (27/9/2025).
BACA JUGA: Inspektorat Musi Rawas Terima 42 Pengaduan, Transparansi Jadi Prioritas
Ia menegaskan, Polres Prabumulih tidak akan mentolerir segala bentuk pungli.
“Pelaku akan ditindak sesuai hukum. Kami imbau masyarakat segera melapor bila menemukan kejadian serupa,” tegasnya.
Kecepatan aparat dalam menangani kasus ini mendapat apresiasi dari warga.
Andre, salah seorang warga Prabumulih, menyebut langkah polisi sangat tepat.
Page: 1 2
Martha Boru Napitupulu menjelaskan alasan pernikahan semarga menjadi pantangan dalam adat Batak.
Pemprov Sumsel mempercepat digitalisasi bansos setelah 4,3 juta KPM baru masuk penerima berdasarkan pemutakhiran data…
Herman Deru meninjau posko Karhutla Kertapati dan meminta layanan kesehatan diperkuat 24 jam bagi masyarakat…
Disdikbud Empat Lawang mengimbau seluruh sekolah menggunakan masker menyusul kondisi udara yang terdampak asap karhutla.
Aroma asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)…
Wagub Sumsel Cik Ujang menyoroti dampak kabut asap terhadap PKL dan UMKM serta mendorong strategi…