Polrestabes Palembang resmi hentikan penyidikan laporan dugaan pengancaman dan penganiayaan Dekan FH UMP setelah tidak ditemukan bukti dan unsur pidana. Foto: Istimewa
Palembang, LintangPos.com – Polrestabes Palembang secara resmi menghentikan penyidikan laporan dugaan pengancaman dan penganiayaan yang dilayangkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Irfansyah Dwi Putra, terhadap Dekan Fakultas Hukum (FH) UMP, H Abdul Hamid SH MHum.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat perintah penghentian penyidikan (SP3) karena penyidik menilai tidak ditemukan bukti yang cukup serta tidak terpenuhi unsur pidana.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Senin (2/12/2024) sekitar pukul 11.30 WIB di ruang kerja Dekan FH UMP, Jalan A. Yani, Kecamatan Seberang Ulu II.
Saat itu, Irfansyah bersama dua rekannya dari Mapala UMP, yakni Bunga dan Lintang, mendatangi Abdul Hamid untuk meminta tanda tangan surat keputusan (SK) Brimpals.
Namun, Abdul Hamid menolak karena hal itu bukan kewenangannya.
“Semua SK organisasi di lingkungan UMP ditandatangani langsung oleh rektor, bukan dekan. Itu aturan statuta, bukan keputusan pribadi,” jelas Abdul Hamid saat ditemui wartawan, Selasa (9/9/2025).
Ia menambahkan, sejak awal dirinya meyakini laporan tersebut tidak akan berlanjut karena tidak didukung alat bukti yang kuat.
Bahkan, rekonstruksi serta olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan, namun tidak menguatkan dugaan tindak pidana.
“Saya sudah memaafkan Irfansyah, apalagi saya pernah menganggapnya seperti anak sendiri. Dengan SP3 ini, nama baik fakultas dan universitas bisa dipulihkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kuasa Hukum UMP, Dr Darmadi Jufri SH, menyatakan pihaknya menghormati keputusan penyidik.
BACA JUGA: Motor NMAX Raib, Pagar Rumah Ketua RT di Lubuk Linggau Dibobol Maling
Ia juga mengungkapkan FH UMP sebelumnya telah melayangkan laporan balik atas dugaan pencemaran nama baik, namun tidak menutup kemungkinan laporan itu akan dicabut demi menjaga kondusivitas kampus.
“SP3 ini kami apresiasi, dan ke depan kami jadikan kasus ini sebagai pembelajaran dalam menyikapi persoalan internal kampus,” ujarnya.
Page: 1 2
BNNK Empat Lawang menggelar rapat bersama stakeholder untuk memperkuat program GDAD dan mendorong pengembangan komoditas…
Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…
TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…
Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…
Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…
BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…