Diskan Musi Rawas tebar 12.250 benih patin di Sungai Perigi untuk memulihkan populasi ikan yang menurun akibat illegal fishing dan menjaga ekosistem. Foto: Istimewah
Ringkasan Berita :
~ Populasi ikan patin di Musi Rawas menurun tajam akibat maraknya illegal fishing.
~ Diskan Musi Rawas menebar 12.250 benih patin di Sungai Perigi sebagai langkah pemulihan ekosistem dan menjaga ketahanan pangan masyarakat.
~ Diskan Musi Rawas tebar 12.250 benih patin di Sungai Perigi untuk memulihkan populasi ikan yang menurun akibat illegal fishing dan menjaga ekosistem.
~ ikan patin, Musi Rawas, penebaran benih, Sungai Perigi, illegal fishing, restocking, Diskan Musi Rawas
MUSI RAWAS, LINTANGPOS.com – Gemericik air Sungai Perigi di Kecamatan Tuah Negeri, Musi Rawas, pagi itu terdengar sedikit berbeda.
Di antara arus sungai yang tenang, ratusan kantong berisi benih ikan patin perlahan dibuka oleh para petugas Dinas Perikanan (Diskan) Musi Rawas. Mereka bekerja hati-hati menyesuaikan suhu air, memastikan ribuan benih itu bisa beradaptasi sebelum dilepaskan.
Pada Jumat (21/11/2025), Diskan Musi Rawas menebarkan 12.250 ekor benih ikan patin ke perairan Sungai Perigi.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar memulihkan populasi ikan patin yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Kabid Pemberdayaan Nelayan Kecil Diskan Musi Rawas, Dodi Nurmanto, menjelaskan bahwa kegiatan restocking ini merupakan tindakan mendesak untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem sungai.
BACA JUGA: 19 Truk Batu Bara ‘Serbu’ Pusat Kota Lubuklinggau Dihentikan Polisi Saat Subuh! Ada Apa?
“Populasi ikan patin di sungai-sungai Musi Rawas saat ini memang turun drastis.
Penebaran benih ini adalah langkah menjaga stok sekaligus pelestarian sumber daya perikanan,” ujar Dodi pada Sabtu (22/11/2025).
Menurutnya, restocking bukan hanya menambah jumlah ikan, tetapi juga menjadi upaya menjaga keberlanjutan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.
Namun di balik upaya konservasi itu, terdapat persoalan serius yang menjadi penyebab utama menurunnya populasi patin: maraknya illegal fishing.
Mulai dari penyetruman, penggunaan racun, hingga bom ikan, praktik destruktif ini telah merusak ekosistem sungai dan mengancam keberlangsungan biota air.
Page: 1 2
Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…