Empat Lawang, LintangPos.com – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, menjadi sorotan warga.
Sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman untuk menimba ilmu, kini justru mengancam keselamatan para siswa.
Bangunan sekolah yang rusak di sana-sini, halaman yang dipenuhi rumput liar, serta minimnya perhatian dari pemerintah daerah membuat proses belajar-mengajar berjalan tidak optimal.
Warga Desa Muara Sindang mengaku prihatin, sebab sekolah yang sudah berdiri puluhan tahun itu nyaris tak pernah tersentuh perbaikan.
“Bagaimana anak-anak mau nyaman bersekolah kalau ruangan kelas banyak rusak? Halaman sekolah pun penuh rumput. Orang tua khawatir setiap kali anak-anak berangkat sekolah,” keluh seorang warga yang enggan disebut namanya.
Diduga Luput dari Perhatian Dinas Pendidikan
BACA JUGA: Longsor Ancam Jembatan Sungai Beliti, Jalur Lintas Sumatera Dijaga Ketat
Warga juga mempertanyakan transparansi anggaran pendidikan. Mereka menilai ironis, sebab sekolah lain yang masih layak justru mendapat pembangunan ruang kelas baru.
Sedangkan SDN 6 Pasemah Air Keruh, yang kondisinya memprihatinkan, seakan luput dari perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Empat Lawang.
“Kalau seperti ini, jelas ada yang tidak beres. Kami akan mengirim surat langsung kepada Mendikbud, bahkan Presiden Prabowo, agar pemerintah pusat tahu kondisi sekolah di daerah kami,” tegas salah satu tokoh masyarakat.
Kritik terhadap Pemerintah Daerah
Masyarakat menuding pemerintah daerah tutup mata terhadap persoalan ini.
Mereka menilai Pemkab Empat Lawang lebih sibuk membangun sekolah di wilayah perkotaan yang masih layak, sementara sekolah pelosok seperti SDN 6 Pasemah Air Keruh dibiarkan terabaikan.
BACA JUGA: Usai Konsumsi Narkoba, Pemuda Asal Seluma Mengamuk Rusak Mobil dan Aniaya Warga di Lubuklinggau
Upaya konfirmasi kepada Kabid SD Dinas Pendidikan Empat Lawang, Syahrial Effendi, tidak membuahkan hasil.
Pesan yang dikirimkan awak media hanya dibaca tanpa adanya tanggapan.
Kondisi ini memperlihatkan masih banyak pekerjaan rumah di dunia pendidikan, terutama dalam pemerataan pembangunan sarana belajar.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar anak-anak di pelosok Empat Lawang bisa menikmati hak belajar di sekolah yang layak dan aman. (*/red)





