Prestasi Membanggakan, Justine Ravendra Raih Bujang Harapan II Putra Putri Sriwijaya 2026

oleh -7 Dilihat
M. Justin Ravendra di grand final Putra Putri Sriwijaya 2026. Foto: doc/istimewa

PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Nama Kabupaten Empat Lawang kembali berkibar di panggung ajang pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2026.

M. Justine Ravendra, perwakilan Bujang Empat Lawang, berhasil meraih gelar Bujang Harapan II pada malam Grand Final Putra Putri Sriwijaya 2026 yang digelar di Palembang, Jumat (31/7/2026) malam.

Prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Justine sekaligus membawa nama Empat Lawang bersaing di antara para putra terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Malam grand final bukan sekadar menjadi ajang penampilan di atas panggung. Para finalis dituntut menunjukkan kemampuan, wawasan, kepercayaan diri hingga kemampuan membawa identitas daerah masing-masing.

BACA JUGA: MTQ ke-XIX Kabupaten Empat Lawang Resmi Dibuka, Cetak Generasi Qur’ani Menuju Empat Lawang MADANI

Bagi Justine, perjalanan menuju malam puncak menjadi pengalaman yang tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga mental.

Ia mengaku bangga sekaligus bersyukur bisa membawa nama Empat Lawang hingga meraih posisi Bujang Harapan II.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa sampai di titik ini. Tentu ada rasa bangga karena bisa membawa nama Empat Lawang di ajang Putra Putri Sriwijaya. Hasil ini bukan hanya tentang saya pribadi, tetapi juga tentang daerah yang saya bawa,” ujar Justine.

Menurutnya, sejak awal mengikuti ajang tersebut, dirinya tidak ingin hanya mengejar gelar. Ada misi yang lebih besar, yakni memperkenalkan Empat Lawang dengan segala potensi yang dimilikinya.

BACA JUGA: Kemenangan Sejarah! Makam Pangeran Kramojayo Resmi Kembali Jadi Cagar Budaya — “Tangan Tuhan” di Balik Putusan PTTUN Palembang!

“Dari awal saya tanamkan dalam diri bahwa saya datang bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa nama Empat Lawang. Saya ingin orang-orang di luar sana tahu bahwa Empat Lawang punya banyak potensi, baik budaya, pariwisata maupun anak-anak muda yang punya kemampuan,” katanya.

Justine menyadari persaingan dalam ajang Putra Putri Sriwijaya tidak mudah. Para peserta datang dengan kemampuan dan karakter masing-masing.

Karena itu, ia menjadikan setiap tahapan sebagai kesempatan untuk belajar. Mulai dari membangun kepercayaan diri, memperdalam wawasan mengenai budaya dan pariwisata daerah hingga belajar bagaimana menyampaikan gagasan di hadapan publik.

“Yang paling berharga dari proses ini adalah pengalaman. Kita bertemu banyak orang dengan karakter dan kemampuan yang berbeda. Dari sana saya banyak belajar, terutama bagaimana membawa diri dan bagaimana menyampaikan potensi daerah dengan cara yang baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Meriah! 1.863 Peserta Serbu Danau Ranau, Sriwijaya Gran Fondo 2025 Pecahkan Rekor Antusiasme

Gelar Bujang Harapan II yang diraihnya pun tidak ingin dijadikan sebagai titik akhir.

Justine justru melihat pencapaian tersebut sebagai tanggung jawab baru untuk terus berbuat dan memperkenalkan Empat Lawang.

“Bagi saya, gelar ini bukan akhir. Justru ini awal untuk berbuat lebih banyak. Kalau sudah membawa nama daerah, tentu ada tanggung jawab untuk menjaga nama baik Empat Lawang dan ikut memperkenalkan potensi yang kita punya,” tegasnya.

Justine juga menyampaikan pesan kepada generasi muda Empat Lawang agar tidak takut tampil dan mencoba hal-hal baru.

Menurutnya, daerah memiliki banyak anak muda potensial. Namun, kesempatan untuk menunjukkan kemampuan harus terus dibuka.

BACA JUGA: Titip Pesan Sriwijaya Sampai Mati: Suporter Sriwijaya FC Meninggal Usai Jatuh di Stadion Jakabaring

“Anak-anak muda Empat Lawang jangan takut untuk mencoba. Jangan merasa minder hanya karena kita berasal dari daerah. Kita punya kemampuan, kita punya budaya dan kita punya potensi yang bisa dibanggakan,” katanya.

Ia berharap ke depan semakin banyak anak muda Empat Lawang yang berani mengikuti ajang serupa, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Kalau ada kesempatan, ambil. Jangan takut gagal. Karena dari proses itu kita belajar. Saya sendiri merasakan bagaimana proses ini membentuk saya menjadi lebih percaya diri,” tambahnya.

Bagi Justine, membawa nama Empat Lawang ke panggung Sumatera Selatan menjadi kebanggaan tersendiri.

BACA JUGA: Sumsel Pertahankan Peringkat 3 Nasional di STQH 2025

Ia pun mempersembahkan pencapaian tersebut untuk keluarga, orang-orang yang memberikan dukungan, serta masyarakat Empat Lawang.

“Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung dan mendoakan. Terutama keluarga dan orang-orang yang terus memberikan semangat sejak awal. Gelar ini saya persembahkan juga untuk Empat Lawang,” tutup Justine.

Ajang Putra Putri Sriwijaya sendiri menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa potensi budaya dan pariwisata daerah ke panggung yang lebih luas. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.