Seorang warga Desa Jajaran Baru I, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, diringkus polisi usai menganiaya rekan sekampungnya hanya karena alat panen sawit dianggap jelek, Senin (20/10/2025). Foto: dok/ist
Musi Rawas, LintangPos.com – Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura) menangkap seorang pria berinisial AS (40), warga Desa Jajaran Baru I, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
AS ditangkap di area Lopon Sawit, Desa Muara Megang, setelah dilaporkan melakukan tindak penganiayaan terhadap SM (39), warga sekampungnya, pada Jumat (20/10/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Mura, AKP Redho Agus Suhendra, S.Tr.K, SIK, M.Si, didampingi Kanit Pidum, Ipda Novra Robialda SIP, MH, membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, ada perkara tersebut, dan pelaku saat ini sudah kita tahan. Proses penyidikan masih terus berjalan,” ujar AKP Redho saat dikonfirmasi, Senin (20/10/2025).
Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan polisi Lp/B-03/IX/2025/SEK Megang Sakti/RES MURA/SUMSEL tanggal 04 September 2025.
Petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Desa Muara Megang.
BACA JUGA: Satres Narkoba Polres Prabumulih Gagalkan Peredaran Sabu, Pemasok Masih Diburu
Tim segera bergerak menuju lokasi, dan saat tiba di tempat kejadian, pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan.
“Setelah diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya telah menganiaya korban,” jelas Kasat Reskrim.
Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Musi Rawas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Peristiwa penganiayaan bermula saat pelaku AS meminta bantuan seorang warga bernama KR untuk mengantarkan egrek (alat panen sawit) ke kebun sawit SP.
KR kemudian meminta korban SM untuk mengantarkan alat tersebut.
BACA JUGA: Truk Sawit Terguling di Tebing Alay Empat Lawang, Lalu Lintas Macet Parah
Namun, ketika korban menyerahkan egrek kepada pelaku, AS marah karena menilai alat itu jelek.
Korban memilih pergi meninggalkan lokasi menuju Lopon Sawit KR.
Namun sekitar pukul 13.00 WIB, pelaku kembali datang dengan amarah yang belum reda.
Terjadi adu mulut hingga pelaku memukul korban menggunakan tojok (alat tajam seperti besi panjang) ke arah pinggang korban sebanyak dua kali.
Page: 1 2
Bupati Joncik Muhammad menegaskan KDEKS harus menghasilkan kerja nyata, menggerakkan UMKM, dan memberi dampak langsung…
Truk Dyna terjun ke jurang sedalam 80 meter di Tikungan S Pendopo, Empat Lawang. Pengemudi…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curanmor di Pendopo. Dua terduga pelaku diamankan setelah motor korban…
Kecelakaan di Talang Banyu Empat Lawang melibatkan Vario, Suzuki Carry dan Supra Fit. Satu pengendara…
Polres Empat Lawang mengamankan LA dan 21 klip diduga sabu seberat 5,55 gram di Kota…
Pemkab Empat Lawang menggelar Rakoret seluruh OPD membahas Manajemen Talenta, persiapan Mal Pelayanan Publik, MoU…