Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tepi Jalan Lais: Polisi Ungkap Banyak Luka Tusuk di Tubuh Korban!

oleh -668 Dilihat
RN (50) ditemukan tewas dengan banyak luka tusuk di Lais. Polisi menduga pembunuhan dan tengah menyelidiki pelaku serta motif kejadian. Foto: Istimewah

Polisi mencatat setidaknya tujuh luka tusuk di bagian dada, tiga luka robek di sisi kiri wajah, dan satu luka robek di belakang kepala.

Luka-luka itu, terutama yang berada di bagian vital, memperkuat dugaan bahwa RN diserang dengan niat menghilangkan nyawanya.

Warga yang menyaksikan proses evakuasi tampak terpukul dan tak menyangka peristiwa sekejam itu terjadi di kawasan mereka yang biasanya tenang.

Polisi Gelar Olah TKP

BACA JUGA: Mayat Pria Asal Tasikmalaya Ditemukan Membusuk di Sungai Ogan, Warga OKU Geger!

Tak lama setelah menerima laporan, Kapolsek Lais AKP Syawaluddin SH memimpin langsung Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Di sana, petugas melakukan pengukuran lokasi, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

Kanit Reskrim IPDA Daimon SH MH bersama tim turut melakukan penyelidikan awal untuk mempercepat pengungkapan pelaku maupun motif di balik tewasnya RN.

Aktivitas petugas menarik perhatian warga yang ingin mengetahui lebih jauh apa yang sebenarnya terjadi.

Jenazah Dibawa untuk Visum

BACA JUGA: Terungkap! Dokumen Ditandatangani Tanpa Dibaca di Kasus Korupsi Pasar Cinde: Sidang Panas, Nama Besar Terseret

Usai dilakukan pemeriksaan di tempat kejadian, jenazah RN segera dievakuasi ke Puskesmas Lais untuk menjalani visum lanjutan.

Setelah proses pemeriksaan medis, jasad kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

Menurut informasi dari keluarga, RN akan dimakamkan di Desa Tanjung Agung Selatan, Kecamatan Lais, pada Minggu (23/11/2025).

Hingga kini, polisi masih bekerja untuk mengungkap siapa pelaku serta apa motif yang mendorong terjadinya tindak kekerasan mematikan itu.

“Kami masih mendalami siapa pelakunya dan apa motif di balik peristiwa ini,” tegas IPTU Hutahean.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam di tengah masyarakat sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

BACA JUGA: Tiga Pejabat KPU Jadi Tersangka Korupsi Dana Pilkada Rp11,8 Miliar — Kasus Siap Disidang di Tipikor!

Polisi mengimbau warga melapor bila memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search