Ringkasan Berita:
° Duka mendalam menyelimuti SMKN 1 Kayuagung. Muhamad Haris (16), siswa kelas XII MP III, meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Lintas Timur.
° Padahal pagi harinya ia masih tertawa, menang lomba class meeting, dan berjanji mengangkat piala bersama teman-temannya.
OKI, LINTANGPOS.com – Suasana haru menyelimuti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Salah satu siswanya, Muhamad Haris (16), kelas XII MP III, warga Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
Kabar duka itu dibenarkan Kepala SMKN 1 Kayuagung melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Erni.
Ia mengatakan pihak sekolah menerima informasi sekitar pukul 16.00 WIB pada Kamis (18/12/2025).
“Saya langsung ke IGD RSUD Kayuagung, namun saat kami tiba korban sudah meninggal dunia,” ujar Erni, Jumat (19/12/2025).
Usai mendapat kabar tersebut, pihak sekolah langsung mendatangi rumah duka.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Blak-blakan! Jabatan Bukan Hak, Uang Sedikit Bisa Picu Krisis
Tangis dan kesedihan tampak dari rekan-rekan korban yang telah lebih dulu berkumpul.
Tak ada yang menyangka, pagi harinya Haris masih mengikuti kegiatan class meeting di sekolah.
Saat itu, Haris bersama teman sekelasnya mengikuti perlombaan permainan hadang-hadangan dan berhasil meraih kemenangan.
Piala kemenangan rencananya akan dibagikan bersamaan dengan pembagian rapor.
“Mereka sudah sepakat akan mengangkat piala bersama-sama. Tapi rupanya takdir berkata lain,” tutur Erni dengan suara bergetar.
Semasa hidupnya, Haris dikenal sebagai siswa yang baik, disiplin, dan rajin mengerjakan tugas.
Ia tidak pernah tercatat melakukan pelanggaran selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Berdasarkan informasi yang diterima pihak sekolah, kecelakaan terjadi saat Haris baru saja pulang mengantar pacarnya ke Tanjung Rancing, yang juga merupakan siswi SMKN 1 Kayuagung.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Jua-jua, tepatnya di depan Kantor DPRD OKI.
Korban mengalami luka serius di bagian kepala, darah keluar dari sekitar telinga, serta patah pada bagian kaki.
Mewakili pihak sekolah, Erni menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Ia juga sempat bertemu dengan orang tua Haris yang telah mengikhlaskan kepergian putra mereka sebagai ujian dari Allah SWT.
BACA JUGA: Pengendara Motor Hilang Diduga Terpental ke Sungai Lematang saat Kecelakaan di Jembatan Kebur
Sementara itu, Kasatlantas Polres OKI AKP Oke Panji Wijaya melalui Kanit Gakkum Ipda Hendri Parizal menjelaskan, kecelakaan terjadi pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.
Sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa nomor polisi yang dikendarai korban melaju dari arah Lampung menuju Palembang.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga kurang konsentrasi sehingga menabrak bagian samping kanan mobil Toyota Innova BG 1902 KV yang dikemudikan Salma Octavia (43), warga Kelurahan Jua-jua.
Akibat benturan tersebut, sepeda motor korban terjatuh dan kembali tertabrak kendaraan Toyota Innova BE 1886 AE yang dikemudikan Romza Syarif (48), warga Lampung Selatan.
Korban mengalami patah paha kanan, luka robek di kepala bagian kanan, tidak sadarkan diri, dan sempat mendapatkan perawatan di IGD RSUD Kayuagung sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kepergian Haris meninggalkan luka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi sekolah dan sahabat-sahabat yang pagi itu masih merayakan kemenangan bersamanya. (*/red)






