Pulang Menjenguk Kakak, Rumah Suryadi Sudah Habis Dilalap Api — Tabungan Anak Rp15 Juta Ikut Lenyap di Bawah Jok Motor

oleh -42 Dilihat
Rumah warga di Lubuklinggau hangus terbakar saat pemiliknya tak berada di rumah. Tabungan jutaan rupiah ikut hilang, hanya 2 gram emas yang tersisa, Sabtu (15/11/2025) malam sekitar jam 20:00 WIB. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Rumah semi permanen milik Suryadi di Lubuklinggau hangus terbakar saat ia dan istri menjenguk kakaknya.

° Uang tabungan Rp15 juta di bawah jok motor serta Rp3 juta dalam toples ludes.

° Warga hanya menemukan kembali 2 gram emas.

° Kerugian ditaksir lebih dari Rp50 juta.


LUBUK LINGGAU, LINTANGPOS.com – Suryadi (49) tampak terpaku di depan puing-puing hitam yang tersisa dari rumahnya di RT 04, Kelurahan Taba Baru, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Sabtu malam (15/11/2025) itu menjadi malam yang tak akan ia lupakan.

Sepulang menjenguk kakaknya di rumah sakit, ia mendapati rumah semi permanen tempat ia dan istrinya, Salsira (36), berteduh selama ini telah rata dengan tanah.

Suryadi dan Salsira menangis histeris ketika menyaksikan tempat tinggal mereka sudah tak menyisakan apa pun kecuali pakaian yang mereka kenakan.

Lebih menyakitkan lagi, tabungan anak mereka sebesar Rp15 juta yang disimpan di bawah jok motor Honda Beat ikut ludes.

Motor itu pun hangus tak berbentuk. Uang simpanan lain sebesar Rp3 juta yang mereka simpan dalam toples di kamar juga sebagian besar habis terbakar—hanya serpihan yang tersisa.

BACA JUGA: Gebrakan Baru! Muba Buka ‘Jalur Cepat’ Pendidikan Gratis untuk Cetak SDM Sawit Kelas Industri

Namun di tengah situasi yang menguras air mata itu, sedikit keberuntungan datang.

Setelah warga sekitar membantu menyisir puing, mereka berhasil menemukan kembali cincin emas seberat 2 gram milik pasangan tersebut.

Sebuah kehilangan besar yang diselingi temuan kecil namun sangat berarti bagi keluarga itu.

Kapolsek Lubuklinggau Utara, Iptu Sumardi Candra, menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Korbannya hanya menyisakan baju di badan. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” ujarnya saat dihubungi Minggu (16/11/2025) siang.

Sumardi menjelaskan, kebakaran itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, hanya sekitar satu jam setelah Suryadi dan Salsira meninggalkan rumah sehabis salat Maghrib.

BACA JUGA: Kebakaran di Sekip Ujung, Kesaksian Keluarga: Saya Sempat Bicara Sebelum Api Membesar

Seorang tetangga yang pertama kali melihat kobaran api melaporkan bahwa api muncul dari arah dapur.

“Dalam hitungan menit, api sudah membesar. Rumah semi permanen berdinding papan membuat api cepat menjalar,” jelas Sumardi.

Warga tak bisa berbuat banyak karena kondisi rumah kosong dan api terlanjur besar, menyulitkan upaya penyelamatan barang-barang di dalamnya.

Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

Dugaan sementara belum mengarah pada kompor karena pemilik rumah mengaku tidak menyalakannya sebelum pergi.

Lampu, kulkas, dan megicom masih dalam keadaan terhubung saat mereka keluar rumah, sehingga penyebab masih menunggu penyelidikan.

BACA JUGA: Dua Kebakaran Terjadi di Empat Lawang di Hari yang Sama, Rumah Warga dan Lahan Pulau Mas Dilalap Api

Total kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp50 juta—meliputi bangunan, perabotan, motor, hingga tabungan keluarga yang hilang dalam sekejap.

Apa yang tersisa kini hanyalah puing-puing, emas 2 gram yang ditemukan warga, dan semangat keluarga kecil itu untuk bangkit dari kejadian yang mengguncang hidup mereka.

Suryadi berdiri lama menatap sisa rumahnya, seolah mencoba merangkai ulang hidup yang harus dimulai dari awal. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.