Puluhan ibu-ibu di Palembang melapor ke Polda Sumsel setelah tertipu skema mitra MBG dengan kerugian Rp 500 juta. Terlapor menghilang usai menerima dana, Rabu (19/11/2025). Foto: Istimewa
Ringkasan Berita:
° Puluhan ibu-ibu di Palembang menjadi korban dugaan penipuan mitra MBG dengan total kerugian Rp 500 juta.
° Terlapor Sutio Putra menawarkan kemitraan program gizi gratis, namun setelah uang disetor, ia menghilang.
° Kasus telah dilaporkan ke Polda Sumsel.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Puluhan ibu-ibu di Palembang, Sumatera Selatan, mendadak berubah dari peserta program pemberdayaan menjadi korban penipuan setelah janji manis kemitraan “Makan Bergizi Gratis” (MBG) tak kunjung terwujud.
Harapan untuk terlibat dalam program penyediaan makanan sehat itu kini berganti menjadi tumpukan kekecewaan—dan kerugian hampir Rp 500 juta.
Kisah ini mencuat setelah para korban, yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan penyedia jasa katering, melapor ke Mapolda Sumsel pada Selasa (18/11/2025).
Mereka merasa telah dijebak oleh seorang pria bernama Sutio Putra, yang mengaku sebagai marketing dari Mitra Bakul Digital (MBD).
Dari 25 korban yang memberi kuasa hukum, semuanya mengaku menyetor uang kepada terlapor dalam jumlah bervariasi.
Menurut kuasa hukum para korban, Anton Nurdin, persoalan bermula pada Desember 2024 saat Program MBG mulai diperkenalkan di Sumsel.
BACA JUGA: PNS Nyamar Jadi Jaksa, Tipu Pejabat Pakai Seragam Kejaksaan — Kini Siap Disidang!
Sutio datang dari Jakarta, menggelar seminar, dan menawarkan peluang bisnis menggiurkan: menjadi mitra resmi pelaksanaan MBG.
Para peserta dijanjikan peran strategis serta potensi keuntungan dari operasional program tersebut.
“Korban diajak menjadi mitra MBG, tapi harus bayar DP dulu. Total dana yang masuk ke rekening terlapor sekitar Rp 500 juta,” ujar Anton saat ditemui di SPKT Polda Sumsel.
Skema yang dijalankan terlapor tampak tersusun rapi.
Para peserta diminta membayar berbagai biaya: mulai dari uang operasional Rp 2,6 juta, pembuatan PT sebesar Rp 4,5 juta, hingga biaya pendaftaran anggota MBD sebesar Rp 30 juta.
Semua pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening pribadi terlapor.
BACA JUGA: Pria di OKU Timur Tipu Remaja dengan Dalih Pengobatan Mistis, Kini Ditahan Polisi
Namun setelah uang berpindah, realita pahit muncul.
Page: 1 2
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin mengajak santri menguasai teknologi, berinovasi, dan menjaga akhlak demi…
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi bersama sejumlah pejabat utama…
Disdukcapil Empat Lawang mengimbau warga segera mengurus akta kematian agar data kependudukan akurat dan persoalan…
Pemkab Empat Lawang mempercepat penyelesaian lima dokumen Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 dan menargetkan pekerjaan fisik…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menemukan kendala ribbon pencetak KTP-el dan meminta dukungan BPKAD…
Polres Empat Lawang menggelar donor darah serentak dalam rangka HUT ke-75 Humas Polri sebagai bentuk…