Categories: Nasional Pendidikan

Ratusan Guru Lulus PPPK ‘Tergantung di Udara’: Ada yang Menginap di Istiqlal Demi Status ASN!

Ringkasan Berita:

° Ratusan guru madrasah swasta yang sudah lulus CPPPK 2023 masih menanti penetapan sebagai ASN.

° Mereka berjuang ke berbagai lembaga, bahkan menginap di Masjid Istiqlal.

° Komisi VIII DPR berjanji mengawal masalah lintas kementerian ini hingga tuntas.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Di antara hiruk-pikuk Jakarta, ada kisah sunyi yang tak banyak terdengar: perjuangan ratusan guru madrasah swasta yang sudah lulus seleksi CPPPK 2023, tetapi hingga kini belum juga mendapat kepastian pengangkatan sebagai ASN PPPK.

Meski mereka sudah memegang sertifikat resmi kelulusan dari BKN, status final yang seharusnya mengubah masa depan keluarga justru masih menggantung.

Para guru ini datang dari berbagai sudut daerah—dengan ongkos pribadi, cuti yang dikorbankan, sampai tabungan yang terkuras.

Ada yang harus tidur beralaskan lantai Masjid Istiqlal lantaran kantong tak lagi cukup menutup biaya penginapan di ibu kota.

“Yang penting hak kami diperjuangkan,” begitu cerita beberapa guru yang ditemui saat advokasi.

Perjuangan mereka kemudian bermuara ke Gedung DPR RI. Komisi VIII menjadi tempat mereka mengadukan nasib—dan memohon dukungan.

BACA JUGA: CPNS 2026 Terancam Batal? DPR Peringatkan Bahaya di Balik Rencana Pengangkatan Massal PPPK Jadi PNS!

Wakil Ketua Komisi VIII, Abdul Wachid, terlihat terharu menyaksikan langsung semangat para pendidik yang datang jauh-jauh hanya untuk memperjuangkan status yang seharusnya sudah mereka terima.

“Saya apresiasi perjuangan teman-teman luar biasa,” ujar Wachid, dikutip dari Instagram resmi DPR RI.

Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan para guru adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai pendidik.

“Mereka datang jauh-jauh, bahkan menginap di Istiqlal, demi memperjuangkan haknya.”

Wachid pun memberi janji tegas: Komisi VIII tidak akan tinggal diam. Bahkan dalam pembahasan internal mereka, terungkap bahwa persoalan passing grade dan pengangkatan bukan hanya berada di lingkup Kemenag.

Kementerian PAN-RB juga tercatat memiliki peran kunci dalam proses penyelesaian, membuat masalah ini menjadi lintas kementerian dan menuntut koordinasi lebih intensif.

BACA JUGA: Akhirnya! 13 Daerah Ini Tuntaskan 100 Persen NIP PPPK Paruh Waktu, SK Pengangkatan Siap Dibagikan 2025

Komisi VIII pun memastikan akan menggelar rapat lanjutan dengan pemerintah untuk mencari solusi konkret.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: ASN tertunda guru madrasah Kemenag Komisi VIII DPR PAN-RB pendidikan Islam PPPK 2023

Recent Posts

  • Berita

Rhendy Andrea Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Empat Lawang

Rhendy Andrea terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Golkar Empat Lawang periode 2026–2030 dalam Musda…

12 jam ago
  • Berita

Arifa’i Sebut Golkar Mitra Strategis Bangun Empat Lawang

Wakil Bupati Arifa’i berharap Musda Golkar Empat Lawang melahirkan kader terbaik dan memperkuat sinergi partai…

14 jam ago
  • Berita

Calon Ketua DPD Partai Golkar Empat Lawang Mengerucut ke Satu Nama

Verifikasi DPD Golkar Sumsel menemukan kekurangan kecil dalam berkas pencalonan. Dari dua pengambil berkas, hanya…

16 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

David Aljufri Dorong Kaderisasi Jelang Musda Golkar Empat Lawang

David Hardianto Aljufri menekankan kaderisasi menjelang Musda Golkar Empat Lawang. Ia berharap pengurus baru memperkuat…

22 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Cegah Karhutla, Polres Empat Lawang Gencarkan Patroli dari Rumah ke Rumah

Polres Empat Lawang menggencarkan patroli Makmano Karhutla di Talang Padang dan mengimbau warga tidak membakar…

23 jam ago
  • Berita

Mantan Murid Bobol Rumah Guru di Lintang Kanan

Mantan murid diduga membobol rumah gurunya di Lintang Kanan. Polisi menangkap A.N. dan mengamankan kompor…

1 hari ago