Pemerintah juga mengingatkan agar guru lebih berhati-hati terhadap informasi tidak resmi.
Tidak semua kabar tambahan tunjangan yang beredar dapat dipercaya.
Regulasi tertulis dan pernyataan resmi pemerintah harus menjadi acuan utama.
Tambahan TPG ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan guru ASN sekaligus menjaga daya beli menjelang akhir tahun.
BACA JUGA: Tunjangan Guru 100% Belum Cair? Ini Fakta di Balik Lambatnya Tambahan TPG 2025!
Pemerintah berharap kebijakan THR dan gaji ke-13 yang disertai tambahan TPG dapat memicu semangat dan kinerja guru di seluruh Indonesia.
Meski demikian, guru non-ASN masih menanti kebijakan serupa di masa depan.
Pemerintah menyebut evaluasi akan terus dilakukan sesuai kemampuan fiskal negara.
Untuk saat ini, pemahaman terhadap batasan regulasi menjadi kunci agar isu “tambahan Rp5 juta” dapat dipahami secara proporsional.
Kesimpulannya, tambahan TPG jelang Nataru 2025 bukan bonus spontan, melainkan kebijakan resmi dengan syarat yang jelas.
Guru penerima diminta bersabar menunggu proses administratif di daerah.
Pemerintah menegaskan, hak guru akan dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku. (*/red)
Pemkab Empat Lawang mendata sekitar 10 dusun di tujuh kecamatan yang belum teraliri listrik PLN…
TP PKK dan BNNK Empat Lawang meluncurkan Ananda Bersinar untuk memperkuat pencegahan narkoba pada anak…
Bupati Joncik Muhammad mengajak masyarakat dan pemuda Empat Lawang menjaga persatuan serta menjadikan keberagaman sebagai…
Polsek Muara Pinang membantu mengantarkan jenazah Nuril Aminah melalui program Si Baja sebagai wujud pelayanan…
BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…
Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…