Ia mengungkapkan rasa syukur karena dari tiga kandidat—Lubuk Linggau, Muara Enim, dan Palembang—akhirnya kota yang dipimpinnya dipercaya sebagai tuan rumah.
“Ini berkat doa dan dukungan semua pihak. Setelah berbagai koordinasi dan visitasi, akhirnya diputuskan dalam rapat pleno. Kini kita mulai mempersiapkan segalanya,” ujarnya penuh semangat.
Penunjukan ini bukan hanya kemenangan administratif, tetapi juga momentum penting untuk mengangkat prestasi olahraga sekaligus mempererat kebersamaan antarkabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
Harapan besar kini tumbuh di Lubuk Linggau: bahwa Porprov XVI 2027 bukan hanya soal pertandingan, melainkan panggung kemajuan daerah. (*/red)







