Categories: Empat Lawang Headline Pendidikan Sumsel

Ribuan Anak di Empat Lawang Tidak Sekolah, BPMP Sumsel Turun Tangan

Empat Lawang, LintangPos.com  –Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menyoroti serius persoalan pendidikan di Kabupaten Empat Lawang.

Analisis Kebijakan pada Tim Kebijakan Program Prioritas BPMP Sumsel, Baba Muhammad Khotami, mengungkapkan berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, terdapat sekitar 8000 anak usia sekolah di Empat Lawang yang tidak sekolah.

“Tidak sekolah di sini mencakup yang tidak pernah sekolah sama sekali, anak putus sekolah (drop out), hingga mereka yang tidak melanjutkan pendidikan sampai umur wajib sekolah 18 tahun,” jelas Baba, Senin (23/9/2025).

Namun demikian, angka tersebut masih memerlukan verifikasi lapangan.

Menurut Baba, jumlah sebenarnya bisa saja lebih rendah dari data awal yang diterima.

Karenanya kata dia, pada kesempatan ini pihaknya datang ke Empat Lawang, dalam rangka mensosialisasikan wajib belajar 13 tahun sekaligus memverifikasi data anak tidak sekolah tersebut.

BACA JUGA: Heboh Siswi SMPN 1 Lubuk Linggau Jadi Korban Pencabulan Guru BK

Wajib Belajar 13 Tahun Jadi Tantangan

Saat ini kata Baba, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah memulai program wajib belajar 13 tahun.

Skema ini meliputi satu tahun pendidikan anak usia dini (TK/PAUD), enam tahun sekolah dasar (SD), tiga tahun sekolah menengah pertama (SMP), dan tiga tahun sekolah menengah atas (SMA).

“Pencanangan wajib belajar 13 tahun baru saja dimulai. Tantangan di Empat Lawang cukup besar, terutama ketersediaan lembaga pendidikan setingkat TK/PAUD. Walaupun program satu desa satu TK/PAUD sudah selesai dijalankan, jumlahnya masih belum sebanding dengan kebutuhan,” terang Baba.

Strategi Kembalikan Anak ke Sekolah

BPMP Sumsel menegaskan, tahap pertama yang kini dilakukan adalah memastikan data anak tidak sekolah di Empat Lawang.

BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik

Setelah itu, program pengembalian anak ke sekolah akan digencarkan.

“Anak yang tidak sekolah itu harus kembali ke sekolah. Ada berbagai cara, misalnya lewat program sekolah rakyat untuk keluarga tidak mampu, atau pendidikan nonformal seperti paket A, paket B, dan paket C,” tambah Baba.

Page: 1 2

Lintang Pos

Share
Tags: anak tidak sekolah BPMP Sumsel data anak tidak sekolah Empat Lawang Empat Lawang PAUD pendidikan nonformal program wajib belajar 13 tahun Sumsel putus sekolah Sekolah Rakyat solusi anak putus sekolah di Sumsel verifikasi data pendidikan Empat Lawang wajib belajar

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Joncik Optimistis MPLS Berjalan Lancar

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

7 jam ago
  • Berita
  • Lubuk Linggau
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Joncik Hadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah di Lubuk Linggau

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.

12 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Lima Desa Empat Lawang Diusulkan Dapat BTS

Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…

12 jam ago
  • Bengkulu
  • Rejang Lebong

Dua Qori Rejang Lebong Bawa Nama Bengkulu ke MTQ Nasional

Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…

15 jam ago
  • Berita
  • Pendidikan
  • Sumsel

Festival Literasi Sumsel 2026 Kumpulkan Donasi 4.648 Buku

Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…

15 jam ago