Rosell vs Madrid, Kasus Negreira Buka Babak Baru Drama Wasit Spanyol

oleh -293 Dilihat
oleh
Mantan presiden FC Barcelona Sandro Rosell pergi untuk bersaksi sebagaimana diselidiki di hadapan penyelidik 'kasus Negreira', pada 18 September 2025 di Barcelona, Catalonia, Spanyol. Foto: David Zorrakino/Europa Press melalui Getty Images

Spanyol, LintangPos.com – Kontroversi wasit kembali jadi sorotan di sepak bola Spanyol. Kali ini, pernyataan tegas eks presiden Barcelona, Sandro Rosell, dalam sidang kasus Negreira memantik perdebatan panjang.

Rosell menyebut mantan petinggi wasit José María Enriquez Negreira “tidak punya pengaruh” dalam hasil pertandingan, bahkan menuding bahwa bias terbesar justru mengarah ke Real Madrid.

Di sisi lain, Madrid semakin agresif. Klub ibu kota itu melayangkan keluhan resmi ke FIFA terkait sederet keputusan wasit yang mereka anggap merugikan.

Polemik pun makin meruncing, membuka babak baru dalam drama soal integritas, pengaruh, dan akuntabilitas wasit di La Liga.

Rosell Bela Barca di Sidang Negreira

Dalam sidang pekan lalu, Rosell tampil dengan sikap defensif.

BACA JUGA: Kompak Menuju WBBM, Kanwil Kemenkum Sumsel Gelar Apel Pagi

Ia menegaskan bahwa Negreira sama sekali tidak punya bobot di Komite Teknis Wasit (CTA).

Menurutnya, satu-satunya sosok yang benar-benar berpengaruh selalu berasal dari kubu penggemar Real Madrid.

Rosell bahkan menantang para pengkritik untuk meninjau ulang pertandingan periode 2001–2018.

“Mari kita tonton semua pertandingan. Hadirkan lima ahli wasit untuk membuktikan kapan kami benar-benar dibantu. Saya yakin hasilnya justru mendukung kami,” ujarnya.

Ia menolak keras tuduhan bahwa pembayaran €7 juta ke Negreira dimaksudkan untuk membeli keputusan wasit.

Rosell menekankan bahwa dana itu digunakan untuk laporan teknis dan konsultasi, bukan memanipulasi hasil pertandingan.

BACA JUGA: Warga Suku Anak Dalam Telantar di Lahat, Terjebak Janji Transmigrasi Mandiri

Madrid Eskalasi ke FIFA

Berbanding terbalik dengan pembelaan Rosell, Real Madrid justru meningkatkan tekanan dengan mengajukan keluhan ke FIFA.

Presiden Florentino Perez menyebut ada masalah kredibilitas wasit domestik, terutama setelah gol Arda Guler dianulir, keputusan offside tipis Kylian Mbappé, hingga kartu merah Dean Huijsen melawan Real Sociedad.

Pelatih Madrid, Xabi Alonso, menilai langkah klub wajar sebagai bentuk perlindungan. Namun ia mengingatkan agar fokus tim tidak semata-mata tertuju pada isu wasit.

“Membela kepentingan klub sah-sah saja. Tapi jangan sampai kehilangan konsentrasi pada permainan,” kata Alonso.

Rosell Balik Kritik Madrid

BACA JUGA: Beever-Jones Jadi Pahlawan, Chelsea Women Tumbangkan Leicester dengan Skor Tipis

Rosell tak tinggal diam melihat Madrid membawa isu ke tingkat internasional. Ia menyindir Los Blancos yang menurutnya sering “mengeluh berlebihan.”

“Klub yang mengaku ‘gentleman’ seharusnya tidak menyeret kasus ini terus-menerus. Setelah empat laga saja mereka sudah mengadu ke FIFA. Di mana Negreira sekarang?” katanya.

Eks presiden Barca itu menegaskan bahwa dalam sepak bola, kalah adalah hal wajar.

“Kadang kamu menang, kadang kalah. Itu bagian dari permainan. Jangan semua hal ditimpakan ke wasit,” tegasnya.

Masa Depan Komite Wasit Spanyol

Seiring proses hukum berjalan, muncul pertanyaan besar: akankah ada evaluasi resmi terhadap Komite Wasit Spanyol (CTA)?

BACA JUGA: Manchester United dan Liverpool Terima Manfaat Besar dari FIFA Club Benefits Programme

Jika pengadilan fokus pada sisi finansial, FIFA maupun Federasi Sepak Bola Spanyol berpotensi turun tangan meninjau standar, prosedur, hingga pengawasan kinerja wasit.

Situasi ini bisa menjadi momentum penting.

Hasil akhir tidak hanya menentukan nasib Rosell dan Josep Bartomeu, tapi juga membuka peluang reformasi sistem perwasitan di La Liga.

Dengan sorotan global, sepak bola Spanyol kini berdiri di persimpangan antara menjaga reputasi atau tenggelam dalam bayang-bayang skandal berkepanjangan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.