Ringkasan Berita:
° RSUD Rupit Muratara dipastikan menerima bantuan gedung baru 4 lantai dan peralatan medis dari Kemenkes pada 2026.
° Proyek senilai lebih dari Rp190 miliar ini akan dibangun di area rumah sakit saat ini dan diharapkan meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
MURATARA, LINTANGPOS.com— Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dipastikan bakal mengalami peningkatan fasilitas besar-besaran pada tahun 2026.
Rumah sakit ini mendapat bantuan pembangunan gedung baru empat lantai lengkap dengan peralatan medis dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Kita dapat bantuan dari Kemenkes bangunan gedung 4 lantai berikut peralatan medis,” ujar Humas RSUD Rupit, Ahmad Afandi, Jumat 28 November 2025.
Fandi menjelaskan bahwa seluruh proses mulai dari tender hingga pengawasan pembangunan dilakukan langsung oleh pihak Kemenkes.
Setelah selesai, barulah aset tersebut diserahkan kepada RSUD Rupit untuk digunakan.
“Kita terima bangunan dan isi. Soal proses tender dan pengawasan dilakukan pihak Kementerian,” tambahnya.
BACA JUGA: Lonjakan Pasien Gangguan Jiwa Mengkhawatirkan, RSUD Rabain Siapkan Ruang Rawat Inap Khusus!
Proyek Rp 190 M Lebih
Menurut Fandi, pagu anggaran pembangunan gedung empat lantai tersebut mencapai sekitar Rp150 miliar.
Sementara untuk pengadaan peralatan medis dan kebutuhan pendukung lainnya disiapkan dana sekitar Rp40 miliar.
“Kalau tidak salah pagu anggaran membangun gedung 4 lantai Rp150 miliar. Bisa lebih, karena kita tidak tahu proses tendernya. Untuk peralatan medis sekitar Rp40 miliar,” jelasnya.
Bangunan ini direncanakan memiliki total luas 7.000 meter persegi dan akan dibangun di area samping gedung RSUD Rupit saat ini, berdekatan dengan rumah dinas dokter dan gedung poli yang baru.
Tingkatkan Kapasitas Layanan Masyarakat
Fandi menegaskan, gedung baru ini akan sangat membantu peningkatan pelayanan kesehatan di Muratara.
Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan ruang pelayanan yang lebih memadai, RSUD Rupit diharapkan mampu melayani masyarakat secara lebih maksimal.
Sementara itu, proyek pembangunan lain di lingkungan RSUD Rupit juga masih berjalan.
Saat ini sedang dikerjakan ruang rawat inap dan ruang poli rawat jalan.
“Gedung rawat inap kapasitasnya 40 bed. Pembangunan ruang rawat jalan diperkirakan selesai tahun ini,” katanya.
Ia menyebut progres ruang rawat jalan telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan bisa ditempati awal 2026.
BACA JUGA: Berkas Lengkap, Kasus Penganiayaan dr. Syahpri di RSUD Sekayu Siap Disidangkan
Namun, untuk rawat inap, pekerjaannya masih cukup jauh.
“Pengerjaan masih sekitar 30 persen lagi,” ujarnya.
Fandi menambahkan bahwa pembangunan ruang rawat inap dan poli tersebut merupakan proyek dari Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas, sehingga ia tidak mengetahui secara detail mengenai anggarannya.
“Yang membangun dari Dinkes, bukan pihak rumah sakit, jadi saya tidak begitu paham secara detail berapa anggarannya,” tutupnya. (*/red)






