Tak kalah penting, patuhi batas kecepatan—tol dibatasi 60–100 km/jam, namun begitu memasuki jalur non-tol, irama berkendara perlu diturunkan demi keamanan.
Saldo e-toll juga wajib dicek sebelum berangkat.
Mengingat sebagian ruas dikelola PT Hutama Karya, saldo yang cukup menghindarkan pengendara dari drama antrean dan mundur di pintu tol.
Selain itu, informasi kondisi lalu lintas dan status operasional tol wajib dipantau melalui kanal resmi.
Beberapa ruas baru terkadang mengalami perubahan jadwal operasional, khususnya di masa awal pembukaan.
Perjalanan yang Mulai Berubah Wajah
Meski belum sepenuhnya tersambung, hadirnya ruas tol baru ini memberikan insight bahwa masa depan perjalanan Palembang–Lahat tampaknya akan semakin mudah.
Dengan pengurangan waktu tempuh di awal rute dan peningkatan kenyamanan berkendara, rute ini kini punya cerita baru—lebih cepat, lebih nyaman, dan tentu saja, lebih menyenangkan untuk dijelajahi. (*/red)






