Dari hasil pemeriksaan medis di RSUD Pratama Lubai Ulu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
“Hanya terdapat jejak bekas jeratan melingkar di leher korban. Korban dinyatakan meninggal dunia pukul 19.20 WIB,” jelas AKP Situmorang.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga dan pengurus ponpes.
Berdasarkan keterangan awal, korban tidak memiliki masalah pribadi maupun konflik selama berada di pesantren.
BACA JUGA: PNS Empat Lawang Ditangkap Polisi, Diduga Gelapkan Mobil Rental Milik Anggota Polri
“Penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk memastikan motif dan kronologi lengkap kejadian,” pungkasnya.
Peristiwa ini sontak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan santri lainnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang. (*/red)






