Terpilihnya Ehdi Amin melalui selisih satu suara menjadi catatan tersendiri dalam sejarah Konferkab PWI Lahat.
Hasil ini sekaligus menjadi refleksi bahwa setiap suara memiliki arti penting dalam menentukan arah organisasi.
Momentum Konferkab kali ini juga menegaskan bahwa demokrasi di tubuh PWI Lahat berjalan sehat dan terbuka.
Perbedaan pilihan tidak mengurangi semangat persatuan antaranggota.
BACA JUGA: PWI Pusat Prihatin: Pencabutan Kartu Liputan Istana Dinilai Ancam Kemerdekaan Pers
Justru melalui proses yang dinamis tersebut, organisasi diharapkan semakin matang dalam menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang, baik dari sisi profesionalisme, etika, maupun adaptasi terhadap perubahan teknologi informasi.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026-2029, harapan pun mengemuka agar PWI Lahat semakin solid, profesional, dan mampu menjadi rumah besar yang kuat bagi seluruh wartawan di Kabupaten Lahat. (*/red)






