Categories: Artikel Empat Lawang Sumsel

Serem! Jawara Kampung Lari Ketakutan saat Melintas di Jalan Ini

EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Malam selalu menyimpan cerita yang tak pernah selesai dibicarakan warga kampung.

Di antara deretan hutan yang dahulu memisahkan Desa Lubuk Kelumpang dengan Kampung Pensiunan, Kecamatan Tebing Tinggi, terdapat sebuah jalan sunyi yang sejak puluhan tahun dikenal menyimpan berbagai kisah misteri.

Bagi generasi yang hidup sebelum tahun 2000, kawasan itu bukan sekadar jalan penghubung antar kampung.

Hutan lebat di kiri dan kanan jalan, pepohonan besar yang menjulang tinggi, serta suasana gelap tanpa penerangan menjadikannya tempat yang kerap dihindari ketika malam tiba.

BACA JUGA: 9 Benda di Rumah yang Dipercaya Menghambat Rezeki Menurut Primbon Jawa

Salah satu kisah yang paling melegenda adalah cerita tentang Jakuk, seorang jawara kampung yang dikenal sebagai preman paling disegani pada masanya.

Tubuhnya kekar, wajahnya dipenuhi brewok, dan namanya cukup membuat banyak orang memilih menghindar daripada mencari masalah.

Warga mengenalnya sebagai sosok pemberani. Hampir tidak ada tempat yang membuat Jakuk gentar.

Begitu pula tidak banyak orang yang berani menantangnya.

BACA JUGA: Primbon Jawa Ungkap Tanaman Pembawa Sial di Sekitar Rumah, Berikut Daftarnya!

Namun sebuah malam mengubah cerita tentang keberaniannya menjadi legenda yang terus diceritakan dari mulut ke mulut.

Konon, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

Saat itu Jakuk baru saja pulang menuju kampungnya. Jalan yang harus dilaluinya masih membelah kawasan hutan rimba.

Di kiri dan kanan hanya tampak batang-batang pohon besar yang berdiri rapat seperti dinding alam.

BACA JUGA: Pantangan Rumah Menghadap Arah Ini Menurut Orang Jawa

Angin malam berembus perlahan. Daun-daun bergesekan menghasilkan suara lirih yang semakin menambah kesunyian.

Tidak terdengar suara kendaraan, tidak ada rumah warga, hanya lorong jalan gelap menuju perkampungan.

Di tengah perjalanan itulah langkah Jakuk mendadak terhenti.

Beberapa meter di depannya berdiri seekor harimau.

BACA JUGA: Misteri Gua Harimau OKU, Rumah Dua Ras Purba dan Lukisan Ribuan Tahun yang Mengguncang Dunia Arkeologi

Tubuhnya besar. Sorot matanya menembus gelap malam.

Page: 1 2 3 4

Redaksi

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pertanian
  • Sumsel

Petani Gunung Meraksa Baru Gagal Panen, Distan Siapkan Bantuan Bibit

Dinas Pertanian Empat Lawang akan meninjau sawah terdampak kekeringan dan membuka peluang usulan bantuan bibit…

13 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Sekolah Rakyat Empat Lawang Bidik Kapasitas hingga 2.000 Peserta Didik

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang, Suparno, mengungkapkan sekolah yang kini menampung 270 siswa…

13 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Dari Keluarga Miskin Menuju Masa Depan, Ini Harapan Joncik untuk 270 Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang menjadi…

13 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Empat Lawang Resmi Dibuka, Pendidikan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan

Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…

16 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Joncik Optimistis MPLS Berjalan Lancar

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

2 hari ago