Kini, SHI menantikan hasil penilaian resmi serta penerbitan sertifikat dari Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI.
SHI optimis meraih hasil terbaik. Jika akreditasi ini berhasil, SHI akan semakin kokoh sebagai pionir lembaga pelatihan kesehatan di Sumatera Selatan, sekaligus berperan penting dalam penyelenggaraan pelatihan ber-SKP yang diakui secara nasional.
“Harapan kami, SHI bisa menjadi pusat rujukan pelatihan tenaga kesehatan, tidak hanya di Sumatera Selatan, tetapi juga di tingkat nasional,” tambah dr. Andri.
BACA JUGA: Rebutan Anak Ayam Berujung Darah, Kakak Dibacok Adik di Empat Lawang
Dengan pencapaian ini, Sriwijaya Health Institute bukan sekadar lembaga pelatihan, tetapi juga motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kesehatan Indonesia. (*/red)





