Suparno menegaskan pihak sekolah menghormati proses yang sedang berlangsung dan siap memberikan informasi maupun keterangan yang diperlukan.
Sekolah juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan dan pengasuhan di lingkungan asrama untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Terkait persoalan tersebut, pihak sekolah meminta keluarga korban datang ke sekolah untuk membahas persoalan melalui mekanisme mediasi.
“Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila sudah ada informasi yang terverifikasi dan dapat disampaikan kepada publik,” katanya.
Sekolah juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas serta kondisi psikologis anak-anak yang terlibat karena seluruhnya masih di bawah umur.
BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang
Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Empat Lawang juga membenarkan adanya kejadian tersebut.
Sementara Dinas Sosial disebut telah mengecek kondisi korban dan membantu membawa yang bersangkutan untuk mendapatkan penanganan medis. (*/red)
Polsek Muara Pinang menggencarkan Makmano Karhutla melalui patroli dan edukasi warga untuk mencegah pembakaran hutan…
Polsek Talang Padang menggencarkan Makmano Karhutla di Kembahang Baru dan mengimbau warga tidak membuka lahan…
Bhabinkamtibmas Desa Kungkilan mengecek Pekarangan Bergizi sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan dan kemandirian pangan warga.
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Padang mengecek tanaman terong di Desa Talang Padang sebagai dukungan terhadap ketahanan…
Polsek Muara Pinang menyambangi warga dan menyosialisasikan larangan membakar hutan serta lahan melalui Program Makmano…
Polsek Lintang Kanan menyosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan di Desa Lesung Batu untuk mencegah…