SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jadi Favorit Calon Taruna Masa Depan, Simak Rincian Biaya Seleksi Masuknya Berikut!

oleh -89 Dilihat
oleh
SMAN 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro unggul dengan sistem boarding dan peluang sekolah kedinasan. Simak rincian biaya seleksi masuknya. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° SMAN 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro jadi sekolah favorit karena kerja sama dengan IPDN dan TNI AD.

° Meski tak ada sumbangan wajib, calon siswa perlu menyiapkan biaya seleksi tahap II sekitar Rp 225 ribu.


BOJONEGORO, LINTANGPOS.com – SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sekolah menengah atas paling diminati di Kabupaten Bojonegoro.

Bukan tanpa alasan, sekolah berkonsep semi-militer dan boarding school ini dikenal memiliki rekam jejak alumni yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan hingga jalur militer.

Daya tarik utama SMAN 2 Taruna Pamong Praja terletak pada kerja samanya dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Kolaborasi tersebut membuka peluang pembinaan sejak dini bagi siswa yang bercita-cita menjadi aparatur negara, prajurit TNI, maupun pemimpin di berbagai sektor strategis.

Tak heran jika setiap tahun, peminat sekolah ini selalu membludak.

Orang tua melihat SMAN 2 Taruna Pamong Praja bukan sekadar tempat menimba ilmu akademik, tetapi juga wahana pembentukan karakter, mental, dan kepemimpinan yang kuat.

BACA JUGA: Belasan Siswa Sekolah Rakyat Dirawat di Rumah Sakit? Ini Kata Kadinsos Empat Lawang 

Fokus Karakter, Disiplin, dan Kepemimpinan

Berbeda dengan SMA pada umumnya, SMAN 2 Taruna Pamong Praja menerapkan sistem pendidikan berasrama atau boarding school.

Siswa tinggal di lingkungan sekolah dengan pengawasan dan pembinaan intensif selama 24 jam.

Pola ini dirancang untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab sejak usia remaja.

Selain kurikulum nasional, sekolah ini menekankan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kepemimpinan dan disiplin militer.

Aktivitas harian siswa diatur dengan jadwal ketat, mulai dari bangun pagi, olahraga, kegiatan belajar, hingga pembinaan fisik dan mental.

BACA JUGA: Dapodik 2026.b Rilis, Sekolah Wajib Uninstall Versi Lama!

Pendekatan tersebut diyakini menjadi bekal penting bagi siswa yang ingin melanjutkan ke IPDN, akademi militer, maupun sekolah kedinasan lainnya.

Kualitas pendidikan inilah yang membuat SMAN 2 Taruna Pamong Praja terus menjadi incaran, tidak hanya oleh warga Bojonegoro, tetapi juga dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Tak Ada Sumbangan Wajib, Ini Penjelasan Disdik Jatim

Di tengah tingginya minat masyarakat, isu biaya masuk kerap menjadi perhatian utama.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Pewai, menegaskan bahwa tidak ada kewajiban sumbangan bagi calon siswa yang lolos seleksi.

Dikutip dari detikJatim, Aries menjelaskan bahwa pada tahapan seleksi, khususnya saat wawancara, pihak sekolah hanya menanyakan kemampuan orang tua untuk memberikan sumbangan secara sukarela.

BACA JUGA: Anggaran Kurang, Sekolah Gratis Mandek di Tengah Dana MBG Jumbo

“Kan ada tesnya, tes terakhir itu ada tes wawancara. Tes wawancara itu baru mereka ditanyakan, berapa kemampuan orang tua yang ingin disumbangkan? Tidak ada paksaan, yang mau nggak sumbang juga tidak apa-apa,” ujar Aries di Surabaya, Rabu (21/1/2026).

Pernyataan ini sekaligus menepis anggapan bahwa masuk SMAN Taruna Pamong Praja harus dengan biaya besar atau sumbangan tertentu yang bersifat wajib.

Dua Tahapan Seleksi Masuk

Berdasarkan brosur penerimaan taruna-taruni SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur Tahun Ajaran 2025/2026, proses seleksi dilakukan dalam dua tahapan utama.

Tahap pertama sepenuhnya gratis. Calon peserta didik hanya perlu mengunggah dokumen persyaratan melalui laman resmi sekolah.

Pada tahap ini, seleksi administrasi menjadi fokus utama.

BACA JUGA: Pelajar 14 Tahun Tewas Terlindas Bus di Depan Sekolah

Peserta yang lolos tahap I kemudian wajib mengikuti seleksi tahap II yang dilaksanakan secara offline.

Pada tahapan inilah calon siswa perlu menyiapkan sejumlah biaya untuk keperluan tes.

Rincian Tes Seleksi Tahap II

Seleksi tahap II terdiri dari beberapa jenis tes yang bertujuan menilai kesiapan akademik, fisik, mental, dan psikologis calon taruna. Tes tersebut meliputi:

  1. Tes kesehatan umum dan kesehatan jiwa
  2. Tes Kompetensi Akademik (TKA)
  3. Tes psikologi
  4. Tes kesamaptaan jasmani (lari, sit up, push up)
  5. Tes wawancara calon peserta didik dan orang tua/wali

Tes ini dirancang untuk memastikan siswa yang diterima benar-benar siap mengikuti sistem pendidikan berasrama dengan standar kedisiplinan tinggi.

BACA JUGA: Waspada Jajanan Sekolah, Dinkes Lahat Bergerak Cepat

Perkiraan Biaya yang Perlu Disiapkan

Biaya seleksi tahap II bervariasi tergantung fasilitas kesehatan yang dipilih peserta.

Berdasarkan tarif layanan BLUD Puskesmas di Kabupaten Bojonegoro, biaya pemeriksaan kesehatan umum berkisar Rp 10.000.

Sementara itu, surat keterangan sehat yang mencakup pemeriksaan jasmani dan rohani sederhana berada di kisaran Rp 20.000 hingga Rp 50.000 untuk masyarakat umum.

Biaya ini bahkan bisa lebih murah jika peserta menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

Untuk Tes Kompetensi Akademik (TKA), peserta tidak dikenai biaya karena sepenuhnya dibiayai pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan.

BACA JUGA: Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Ini Panduan Lengkapnya!

Biaya tes psikologi menjadi komponen terbesar, yakni sekitar Rp 100.000 hingga Rp 125.000 per tes.

Di Bojonegoro, tes ini dapat dilakukan di sejumlah fasilitas, seperti Puskesmas Jiwa Kalitidu, RSUD Dr R Sosodoro Djatikoesoemo, RS Bhayangkara Bojonegoro, hingga Lembaga Pelayanan Psikologi Ekshafit Cabang Bojonegoro.

Adapun tes kesamaptaan jasmani umumnya berkisar Rp 30.000 hingga Rp 50.000. Di RSUD Sosodoro Bojonegoro, misalnya, tarif pemeriksaan jasmani berada di angka sekitar Rp 45.000.

Jika seluruh komponen biaya tersebut diakumulasikan, calon siswa yang mengikuti seleksi tahap II perlu menyiapkan dana sekitar Rp 225.000.

Namun, angka ini bersifat estimasi dan bisa berbeda tergantung fasilitas yang dipilih.

Calon Peserta Diimbau Selalu Konfirmasi

BACA JUGA: Rahasia Seleksi Sekolah Rakyat, Bukan Daftar Online!

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan mengimbau calon peserta didik untuk selalu melakukan konfirmasi langsung ke fasilitas kesehatan terkait.

Pasalnya, tarif layanan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan lokal terbaru.

Dengan sistem seleksi yang transparan dan biaya yang relatif terjangkau, SMAN 2 Taruna Pamong Praja tetap menjadi pilihan strategis bagi siswa yang bercita-cita tinggi.

Kombinasi pendidikan akademik berkualitas, pembentukan karakter, serta peluang menuju sekolah kedinasan menjadikan sekolah ini sebagai investasi masa depan yang menjanjikan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.