SMKN 1 Empat Lawang resmi mengimplementasikan teknologi AI dalam sistem asesmen pembelajaran, memperkuat peran guru dan menghadirkan evaluasi belajar yang cepat serta objektif, Selasa (7/10/2025). Foto: Istimewa
Empat Lawang, LintangPos.com — Dunia pendidikan di Kabupaten Empat Lawang mencatat langkah bersejarah. SMKN 1 Empat Lawang resmi mengimplementasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam proses asesmen pembelajaran di seluruh program keahlian.
Inovasi ini menjadi bukti nyata kesiapan sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital 5.0.
Penerapan sistem asesmen berbasis AI menandai transformasi penting dalam dunia pendidikan vokasi, di mana teknologi kini menjadi mitra aktif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kepala SMKN 1 Empat Lawang, Dr. Panyahuti, M.Si., M.Pd.T, menegaskan bahwa kehadiran AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan untuk memperkuat fungsinya sebagai pendidik.
“Dengan dukungan teknologi AI, guru bisa melihat hasil belajar siswa secara real time, mengetahui sejauh mana kompetensi tercapai, serta mendapatkan rekomendasi tindak lanjut bagi peserta didik yang membutuhkan penguatan,” jelasnya.
Sistem asesmen berbasis AI di sekolah ini dirancang untuk memproses berbagai jenis evaluasi, mulai dari soal pilihan ganda, esai, tugas proyek, hingga portofolio digital.
BACA JUGA: Ribuan Siswa SMKN 1 Indralaya Selatan Mogok Belajar, Tuntut Kepala Sekolah Dicopot
Teknologi tersebut mampu mengolah data penilaian secara otomatis dan memberikan umpan balik personal bagi setiap siswa.
Pendekatan ini menjadikan proses belajar lebih adaptif, efisien, dan berpusat pada peserta didik, selaras dengan semangat pendidikan berbasis kompetensi di era digital.
Salah satu guru SMKN 1 Empat Lawang, Irma Tiara, S.Pd., mengakui manfaat besar dari penerapan teknologi kecerdasan buatan tersebut.
“Sebelumnya proses koreksi bisa memakan waktu berhari-hari. Sekarang, dengan bantuan AI, hasil asesmen bisa langsung dianalisis sesuai indikator kompetensi yang ditetapkan. Waktu guru jadi lebih efisien dan bisa difokuskan untuk pendampingan belajar,” ungkapnya.
Langkah ini menegaskan komitmen SMKN 1 Empat Lawang untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Page: 1 2
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…