Desain ini mirip dengan pendekatan Intel Performance Hybrid Architecture dan telah lama digunakan di lini chip ponsel Qualcomm.
BACA JUGA: Huawei Nova Flip S Resmi Meluncur: Ponsel Lipat Termurah dengan Fitur Premium
Inti Prime bertugas mengerjakan tugas berat, sementara Performance cores menangani pekerjaan ringan dan proses latar belakang dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Menariknya, Qualcomm mengklaim bahwa meskipun disebut “Performance”, inti efisien ini tetap memberikan performa tinggi.
Bahkan, Qualcomm menegaskan performa single-core meningkat hingga 39%, dan untuk menghasilkan performa setara generasi sebelumnya, daya yang dibutuhkan berkurang 43% — berkat peralihan dari proses fabrikasi 4nm ke 3nm.
Snapdragon X2 Elite Extreme: Monster 18-Core dengan Clock 5GHz
Di puncak keluarga baru ini berdiri Snapdragon X2 Elite Extreme X2E-96-100. Chip ini mengusung 18 inti CPU (12 Prime + 6 Performance) dengan total cache 53MB, frekuensi hingga 5.0GHz dalam mode dual-core boost, dan GPU Adreno X2-90 berkecepatan 1.85GHz.








