Keterlambatan ini dinilai dapat menimbulkan ketidakpastian baru bagi para guru honorer di daerah.
Untuk menghindari kekosongan layanan pendidikan, Hetifah menjelaskan bahwa pemerintah daerah tetap dapat mengusulkan kebutuhan tenaga guru melalui formasi instansional masing-masing pemda kepada KemenPAN-RB apabila formasi nasional belum dibuka.
“Mekanisme ini penting agar sekolah tetap terpenuhi kebutuhan gurunya tanpa menyalahi ketentuan kepegawaian yang berlaku,” tegasnya.
BACA JUGA: Kabar Gembira! Tunjangan Guru Honorer Naik di 2026, Plus Beasiswa Rp 3 Juta per Bulan!
Peringatan Hetifah ini muncul bertepatan dengan momentum Hari Guru Sedunia, yang setiap 5 November diperingati untuk menghargai peran besar guru dalam mencerdaskan bangsa.
Ia berharap reformasi besar-besaran di sektor pendidikan tidak meninggalkan para pendidik yang selama ini berada di garis depan. (*/red)
Page: 1 2
Polsek Talang Padang mendorong warga Desa Canggu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif untuk memperkuat…
Polres Empat Lawang meraih peringkat II IKPA kategori pagu besar di KPPN Lahat yang membawahi…
Sekda Empat Lawang Fauzan Khoiri Denin menargetkan daerah bebas rabies 2030 setelah 230 kasus gigitan…
Polres Empat Lawang mengungkap kasus curanmor di Tanjung Kupang. Seorang terduga pelaku diamankan, polisi masih…
Mendagri Tito Karnavian bersama istri mengunjungi stand Dekranasda Empat Lawang dalam Kriyanusa 2026 di JCC…
Hujan deras disertai angin kencang mengguyur Tebing Tinggi, Empat Lawang, Minggu siang. Warga menyambut gembira…