Categories: Ekonomi Sumsel

Target Terlampaui! Pajak Daerah Sumsel Tembus Rp3,92 Triliun

Ringkasan Berita:

° Penerimaan pajak daerah Sumatera Selatan 2025 menembus Rp3,92 triliun atau 102,46 persen dari target.

° Meski melampaui target, empat sektor pajak masih di bawah ekspektasi dan menjadi bahan evaluasi strategis menuju 2026.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika fiskal daerah, kinerja pajak Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) justru menunjukkan sinyal positif.

Hingga 31 Desember 2025, realisasi penerimaan pajak daerah Sumsel mencapai Rp3,92 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp3,83 triliun.

Capaian tersebut setara 102,46 persen, sebagaimana disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel, Achmad Rizwan, Jumat (2/12/2025).

“Realisasi pajak daerah hingga 31 Desember 2025 mencapai 102,46 persen dari target. Hal ini menunjukkan kinerja penerimaan pajak berjalan positif,” ujarnya.

Tiga Sektor Jadi Mesin Utama

Dari tujuh sektor pajak yang dipungut, hanya tiga sektor yang berhasil melampaui target:

BACA JUGA: Direktur PT SAS Digiring ke Lapas! Modus Pajak Terbongkar, Negara Rugi Rp2,6 Miliar

  1. Pajak Air Permukaan (PAP) mencatat lonjakan tertinggi:
    170,08 persen atau Rp45,13 miliar dari target Rp26,54 miliar.
  2. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) mencapai
    116,72 persen atau Rp1,71 triliun dari target Rp1,47 triliun.
  3. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sedikit melampaui target:
    100,97 persen atau Rp778,88 miliar dari target Rp771,44 miliar.

Ketiga sektor ini menjadi penopang utama melampauinya target pajak daerah Sumsel 2025.

Empat Sektor Masih Tertatih

Namun di balik capaian gemilang tersebut, empat sektor pajak lainnya belum memenuhi harapan, yakni:

  • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB):
    84,14 persen atau Rp671,25 miliar
  • Pajak Rokok:
    94,82 persen atau Rp692,33 miliar
  • Pajak Alat Berat:
    64,58 persen atau Rp3,87 miliar
  • Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB):
    59,22 persen atau Rp16,5 miliar

Rizwan mengakui sektor pajak alat berat dan opsen MBLB menjadi pekerjaan rumah terbesar.

BACA JUGA: Pelat Luar Daerah Terancam Ditertibkan! Lahat Bidik Rp65 Miliar dari Opsen Pajak Kendaraan

“Meskipun secara total target kita terlampaui, ada beberapa poin seperti pajak alat berat dan opsen pajak MBLB yang masih di bawah target,” katanya.

Fokus Penguatan Strategi 2026

Capaian 2025 menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Pemprov Sumsel untuk memperkuat sistem pemungutan pajak di tahun depan.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: Bapenda Sumsel opsen mblb pajak air permukaan pajak alat berat pajak daerah sumsel 2025 pajak kendaraan bermotor pajak rokok pbbkb Pendapatan Asli Daerah realisasi pajak daerah Sumatera Selatan 2025

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Antrean BBM SPBU Talang Banyu Diatur, Cegah Macet

Antrean BBM di SPBU Talang Banyu diatur setelah Satlantas Polres Empat Lawang memberi imbauan untuk…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Kejari Empat Lawang Eksekusi Uang Pengganti Rp1,66 Miliar

Kejari Empat Lawang mengeksekusi uang pengganti Rp1,66 miliar dari perkara dugaan korupsi pengadaan APAR desa…

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Siswa Sekolah Rakyat Cedera, Keluarga Minta Keadilan

Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang diduga mengalami kekerasan hingga cedera tangan. Keluarga meminta keadilan dan…

8 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Malam Hari, Polisi Masuk Desa Cegah Karhutla di Muara Pinang

Polisi menyambangi warga Desa Talang Baru pada malam hari melalui Program Makmano Karhutla untuk mencegah…

10 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Ferry Irwandi Ingatkan Ilmu Padi: Tak Perlu Sibuk Membuktikan Diri

Ferry Irwandi mengingatkan bahwa semakin seseorang berilmu dan terampil, semakin penting untuk tetap rendah hati…

20 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Mobil Tangki Air Terbalik Saat Suplai Air ke Sekolah Rakyat

Tangki air Perumda Tirta Seguring Betung terbalik saat membawa suplai air ke Sekolah Rakyat. Dua…

21 jam ago