Kehadiran posko ini sangat membantu, mengingat dari 15 puskesmas di Aceh Tamiang, 12 di antaranya terdampak banjir.
Air boleh menghanyutkan rumah dan fasilitas, tapi tidak semangat masyarakat Aceh Tamiang.
Dan kehadiran Tim Medis Sumsel menjadi bukti bahwa solidaritas antardaerah masih hidup—bahkan mengalir deras.
Hingga kini, tim terus bekerja di 12 kecamatan terdampak, mulai dari Banda Mulia hingga Tenggulun.
Di tengah lumpur dan reruntuhan, mereka membawa kembali harapan bahwa pemulihan bukan sekadar kata, tetapi tindakan nyata.
Dengan jargon yang terus dikumandangkan—“Sumsel Tangguh Tamiang Sembuh”—tim ini tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kekuatan moral bagi warga yang tengah berjuang menghidupkan kembali keseharian mereka. (*/red)
Page: 1 2
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…