Sebagai buruh harian lepas, ia merasa pendapatannya tidak mencukupi. Selama tujuh bulan terakhir, ia mengaku menjual sabu kepada para sopir truk dengan harga Rp100 ribu per paket.
“Dalam seminggu saya bisa habiskan 60 paket. Keuntungannya lumayan buat kebutuhan,” ungkapnya.
Polisi memastikan penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap mata rantai peredaran narkoba yang melibatkan pelaku. (*/red)





