Terungkap! Raja Thailand Ternyata Lebih Kaya dari Raja Arab Saudi dan Sultan Brunei

oleh -532 Dilihat
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn jadi raja terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai Rp1.170 triliun dari aset kerajaan terbesar di Asia. Foto: Istimewa

Media Amerika Serikat Los Angeles Times pada 2020 melaporkan bahwa Raja Vajiralongkorn memiliki kendali atas Biro Properti Mahkota (Crown Property Bureau/CPB) — lembaga yang mengelola aset kerajaan Thailand.

BACA JUGA: PT Semen Baturaja Angkat Bicara Soal Penggeledahan Kejati Sumsel, Tegaskan Komitmen pada GCG

CPB dikenal sebagai salah satu konglomerat terbesar di Asia, dengan pendapatan tahunan lebih dari 10 miliar baht atau sekitar Rp5,1 triliun.

Biro tersebut juga menjadi pemilik tanah terbesar di Thailand, serta pemegang saham utama di dua perusahaan besar: Siam Commercial Bank (SCB) dan Siam Cement Company (SCC).

Keduanya menjadi sumber utama pemasukan CPB, bersama ribuan properti di Bangkok.

Laporan lain menyebut CPB menguasai 17.000 properti di Bangkok, 300 mobil mewah, dan 38 jet pribadi.

Setelah menjadi raja, Vajiralongkorn memindahkan seluruh kepemilikan CPB menjadi aset pribadinya, sehingga ia kini menguasai kekayaan yang bahkan melebihi raja Arab Saudi dan Sultan Brunei.

Menurut mendiang akademisi Thailand, Porphant Ouyyanont, dalam makalahnya di Institute of Southeast Asians Studies (ISEAS), “Biro Properti Mahkota memasuki hampir setiap bidang penting dalam kehidupan ekonomi Thailand.”

BACA JUGA: Kanwil Kemenkum Sumsel Mantapkan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal Songket Palembang

Kekayaan Raja Vajiralongkorn sempat menuai kritik dan menjadi sorotan publik.

Pada Agustus 2020, gelombang demonstrasi pecah di Bangkok, menuntut transparansi kekayaan kerajaan dan pengembalian aset ke Biro Properti yang diawasi pemerintah.

Setelah Raja Thailand, daftar raja terkaya dunia berikutnya diisi oleh Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah dengan kekayaan US$28 miliar (Rp468 triliun), dan Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud dengan US$18 miliar (Rp301 triliun).

Meskipun banyak monarki kini lebih bersifat simbolis, kekayaan pribadi para raja ini membuktikan bahwa tahta masih bisa menjadi sumber kekuasaan ekonomi yang luar biasa besar. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.