Ringkasan Berita:
° Polres OKU Timur merotasi tiga perwira dalam upacara sertijab sebagai langkah penyegaran organisasi.
° Pergantian pada jabatan Kasat Samapta, Kapolsek Cempaka, dan penugasan baru bagi mantan Kanit Gakkum Satlantas diharapkan memperkuat pelayanan kepolisian ke depan.
OKU TIMUR, LINTANGPOS.com – Di tengah komitmen memperkuat kualitas layanan publik, Polres OKU Timur kembali melakukan langkah strategis.
Tiga perwira resmi menjalani rotasi jabatan dalam Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Lapangan Apel Satya Haprabu, Jumat (12/12/2025).
Upacara dipimpin langsung Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono SIK MH, berdasarkan Keputusan Kapolda Sumsel Nomor: Kep/364/IX/2025.
Rotasi ini disebut sebagai bagian dari penyegaran internal—sebuah mekanisme yang sudah menjadi kultur organisasi Polri—untuk memastikan roda pelayanan tetap bergerak lincah menghadapi dinamika keamanan di lapangan.
Pergeseran di Jabatan Kunci
Perubahan pertama terjadi pada posisi Kasat Samapta. AKP Erwansyah, yang sebelumnya memimpin satuan tersebut, kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kasat Binmas Polres OKU Timur.
Kursi Kasat Samapta yang ditinggalkannya diisi AKP Azman, sosok yang sebelumnya memegang jabatan Kasubbag Faskon Logistik.
Rotasi juga menyentuh level Kapolsek. IPTU Evredi Antoni Malau, SH yang memimpin Polsek Cempaka digantikan AKP Romi Fitriansyah, SH MH.
Setelah pergantian, IPTU Evredi mendapat tugas baru sebagai Kasubbag Pers (Watpers) Polres OKU Polda Sumsel.
Sementara AKP Romi melangkah ke jabatan Kapolsek Cempaka usai sebelumnya dipercaya sebagai Kasat Binmas.
Tak berhenti di situ, Polres OKU Timur juga melepas Ipda Syukri, SE.
Mantan Kanit Gakkum Satlantas ini menerima amanah baru sebagai Kapolsek Mekakau Ilir, Polres OKU Selatan, Polda Sumsel—sebuah jabatan yang menuntut kesiapan mental dan kepemimpinan lapangan yang kuat.
BACA JUGA: TPG Dibayar Bulanan Mulai 2026? OPS Siap Gulung Tikar Jika Data Terlambat Sekian Hari!
Mutasi Sebagai Bagian Evaluasi Prestasi
Dalam amanatnya, AKBP Adik Listiyono menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar pergantian posisi.





