Tol ini membentang dari KM 22 Musi Landas hingga Simpang Pulau Rimau dan ditetapkan sebagai alternatif utama bagi pemudik yang melintas di wilayah Banyuasin dan sekitarnya.
BACA JUGA: Pemkot Siap Jemput Bola Pembangunan Jalan Tol Lubuklinggau–Bengkulu
Kehadirannya diharapkan mampu memangkas kepadatan lalu lintas di jalur arteri yang selama ini menjadi titik rawan macet.
Sebelum dibuka penuh secara fungsional, pihak kepolisian juga akan melakukan uji coba terbatas.
Uji coba tersebut berlangsung pada 16–19 Desember 2025 dan hanya diperuntukkan bagi kendaraan kecil.
Tak hanya mengandalkan infrastruktur, Polres Banyuasin juga menyiapkan pengamanan ekstra.
Sebanyak 561 personel disiagakan penuh di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan selama periode Nataru.
“Kehadiran tol ini diharapkan bisa meminimalisir risiko kecelakaan. Kami juga mengimbau masyarakat memanfaatkan pos pengamanan yang tersedia sebagai tempat istirahat sementara,” jelas Suwandi.
Selama masa fungsional, Tol Musi Landas–Pulau Rimau hanya beroperasi pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama. (*/red)






