Para ahli keselamatan anak mengingatkan pentingnya pengawasan ekstra, khususnya saat hujan turun dan air mulai menggenang.
BACA JUGA: Warga Suku Anak Dalam Telantar di Lahat, Terjebak Janji Transmigrasi Mandiri
Selain itu, penutupan akses ke area berbahaya dan perbaikan drainase rumah menjadi langkah pencegahan yang sangat penting.
Kepergian balita tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar.
Warga Kelurahan Kedaton turut menyampaikan belasungkawa dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bersama tentang pentingnya kewaspadaan di lingkungan rumah, terutama demi keselamatan anak-anak.
Genangan air yang tampak tenang bisa berubah menjadi bahaya mematikan dalam hitungan menit.
BACA JUGA: Ayah di Lubuk Linggau Aniaya Istri Siri dan Anak, Polisi Bertindak Cepat
Pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat diharapkan dapat saling bersinergi untuk meningkatkan kesadaran serta langkah pencegahan, agar tragedi serupa tidak kembali merenggut nyawa anak-anak yang seharusnya tumbuh dalam lingkungan yang aman. (*/red)
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…