Categories: Muara Enim Sumsel

Truk Raksasa “Ngamuk” di Muara Enim! Warga SIRA Bakal Gelar Aksi di Kantor Gubernur Sumsel

Ringkasan Berita:

° Puluhan massa SIRA akan demo di Kantor Gubernur Sumsel sebagai protes empat truk HD yang melintas di Muara Enim, Kamis (13/11/2025).

° Enam tuntutan disiapkan, termasuk permintaan sanksi tegas dan evaluasi pengawasan alat berat di jalan umum.


MUARA ENIM, LINTANGPOS.com – Puluhan massa dari Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) dipastikan bakal menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dalam waktu dekat.

Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas melintasnya empat unit truk raksasa berjenis Heavy Duty (HD) di kawasan perkotaan Muara Enim pada Kamis (13/11/2025) lalu.

Direktur Eksekutif SIRA, Rahmat Sandi, menegaskan bahwa pemerintah dinilai gagal mengantisipasi dan mengawasi mobilisasi alat berat yang jelas-jelas tidak sesuai kelas jalan.

“Peristiwa ini menunjukkan lemahnya pengawasan pemerintah. Truk HD bukan kendaraan yang boleh melintas sesuka hati di jalur perkotaan. Ini membahayakan warga dan berpotensi merusak fasilitas umum,” ujar Rahmat, Senin (1/12/2025).

Menurutnya, perlintasan truk raksasa di Jalan Mayor Tjik Agus Kiemas, tepatnya di kawasan Islamic Center Muara Enim, bukan sekadar pelanggaran, tetapi bentuk abai terhadap keselamatan publik.

Sebelumnya, rekaman konvoi empat truk HD viral di media sosial, diunggah akun TikTok @beben_ben13.

BACA JUGA: Tambang Batu Bara Sumsel Nyaris Lumpuh! Produksi Turun 50 Persen Akibat Jalan Khusus Belum Tersambung

Video berdurasi 2 menit 29 detik itu menunjukkan truk besar melaju tanpa pengawalan resmi di malam hari, sementara warga terdengar menegur pihak perusahaan yang ikut dalam rombongan.

SIRA menyatakan akan membawa enam tuntutan dalam aksi mereka, yakni:

  1. Meminta perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sumsel atas mobilisasi truk HD yang melintas di jalan umum dan berpotensi merusak fasilitas publik.
  2. Menuntut kontraktor pengangkut untuk tidak lagi menggunakan jalan umum dalam mobilisasi alat berat.
  3. Mendesak kedua perusahaan berjanji secara terbuka untuk tidak mengulangi mobilisasi alat berat di jalan umum.
  4. Mendesak Gubernur Sumsel menjatuhkan sanksi tegas apabila kedua perusahaan kembali melakukan pelanggaran serupa.
  5. Meminta Gubernur Sumsel mengevaluasi kinerja Dinas Perhubungan Sumsel, yang dinilai lalai dalam pengawasan perlintasan kendaraan berdimensi besar tersebut.
  6. Mendorong Pemprov Sumsel, Pemkab Muara Enim, Pemkab Lahat, dan instansi terkait untuk mengutamakan keselamatan publik dengan tidak memberikan izin melintas bagi kendaraan HD/alat berat menuju atau dari tambang, termasuk perusahaan tambang lainnya di Sumsel.

Rahmat menegaskan bahwa aksi ini bukan semata protes, melainkan upaya mengembalikan marwah aturan dan keselamatan ruang publik.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: aksi unjuk rasa keselamatan publik Muara Enim pelanggaran jalan Pemerintah Provinsi perlintasan kendaraan perusahaan tambang SIRA Sumatera Selatan truk HD

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

“Surat untuk Masa Mudaku”, Pengingat untuk Tidak Mudah Menghakimi dan Berdamai dengan Masa Lalu

Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…

1 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak

Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…

1 jam ago
  • Berita
  • Musi Rawas
  • Sumsel

Kades di Musi Rawas Ditangkap Usai Kabur ke Sumut

Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…

4 jam ago
  • Bengkulu
  • Berita
  • Headline
  • Kepahiang

Lansia Ditemukan Meninggal di Siring Desa Pagar Gunung

Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

11 jam ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

1 hari ago