Tumpahan Batubara di Lahat, Bupati Turun Tangan, Perusahaan Disorot

oleh -174 Dilihat
oleh
Insiden tumpahan batubara kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah dump truck pengangkut batubara mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera, Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Selasa malam (23/9/2025). Foto: Istimewa

Lahat, LintangPos.com – Insiden tumpahan batubara kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah dump truck pengangkut batubara mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera, Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat, Selasa malam (23/9/2025).

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ketika dump truck ditabrak kendaraan lain yang kemudian melarikan diri.

Akibat tabrakan, muatan batubara tumpah dan menutupi hampir seluruh badan jalan, membuat arus lalu lintas lumpuh total.

Situasi semakin menarik perhatian ketika Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi, kebetulan melintas di lokasi kejadian. Ia tak tinggal diam.

Turun dari kendaraan dinas, Bupati langsung meninjau kondisi lapangan dan memantau proses penanganan insiden.

“Perusahaan harus lebih sigap dan tidak lepas tangan. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari kelalaian operasional,” tegas Bupati di sela tinjauannya.

BACA JUGA: Heboh Siswi SMPN 1 Lubuk Linggau Jadi Korban Pencabulan Guru BK

Koordinasi Cepat di Lapangan

Kapolsek Merapi Barat, Ipda Chandra Kirana, SH, MH, menjelaskan pihaknya segera berkoordinasi dengan berbagai pihak setelah menerima laporan dari warga.

“Kami meminta agar pihak perusahaan segera membersihkan jalan. Hal itu langsung kami koordinasikan,” ujarnya.

Beruntung, respons cepat tim gabungan dari aparat kepolisian, TNI, masyarakat, dan pihak terkait membuahkan hasil.

Proses evakuasi dan pembersihan jalan rampung sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu dini hari (24/9), sehingga arus kendaraan kembali normal.

Sorotan pada Perusahaan Tambang

BACA JUGA: Truk Pecah Ban di Jalintim Palembang–Jambi, Picu Kecelakaan Beruntun

Meski apresiasi disampaikan kepada tim di lapangan, Bupati Lahat menyoroti minimnya peran perusahaan tambang maupun transportasi.

Menurutnya, perusahaan harus ikut bertanggung jawab penuh atas setiap insiden yang melibatkan kendaraan operasional mereka.

“Pemkab Lahat akan terus memantau tindak lanjut dari perusahaan terkait. Kejadian ini tidak boleh terulang,” tegas Bursah Zarnubi.

Ia juga meminta agar seluruh perusahaan tambang meningkatkan disiplin serta memastikan prosedur keselamatan transportasi diterapkan dengan ketat.

Pelajaran dari Insiden

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi dunia usaha, khususnya sektor pertambangan.

BACA JUGA: Ribuan Desa Siap Gelar Musdesus, Pemerintah Matangkan Skema Koperasi Merah Putih

Tanggung jawab tidak hanya berhenti pada keuntungan, melainkan juga pada keselamatan publik yang kerap menjadi korban.

Dengan perhatian serius dari pemerintah daerah, harapannya insiden serupa dapat dicegah di kemudian hari. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.