Unsri Nonaktifkan Dosen Terduga Pelecehan Seksual, BEM FISIP Ultimatum Dekanat!

oleh -562 Dilihat
oleh
Unsri menonaktifkan dosen terduga pelaku pelecehan seksual di FISIP. BEM FISIP menuntut keadilan dan transparansi penuh dalam penanganan kasus tersebut. (*/Ilustrasi)

Ringkasan Berita:
° Universitas Sriwijaya (Unsri) menonaktifkan dosen FISIP yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi.

° Kasus kini ditangani Satgas PPKPT Unsri, sementara BEM FISIP melayangkan delapan tuntutan tegas dan mengancam eskalasi ke level nasional jika tidak ada tindakan konkret dalam 14 hari.


Palembang, LintangPos.com – Universitas Sriwijaya (Unsri) memastikan telah mengambil langkah tegas terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan civitas akademika terhadap seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Penanganan kasus ini kini resmi berada di bawah Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Unsri.

Kepala Kantor Humas dan Protokol Unsri, Nurly Meilinda, menyampaikan bahwa pihak kampus telah berkoordinasi dengan pimpinan fakultas dan segera menonaktifkan dosen yang dilaporkan.

“Saat ini, dosen yang dilaporkan telah dinonaktifkan dari seluruh aktivitas pembelajaran, termasuk ujian skripsi sejak kasus ini dilaporkan,” ujar Nurly, Rabu (22/10/2025).

Ia menambahkan, pihak jurusan juga telah mengganti pembimbing skripsi bagi mahasiswa korban dan seluruh mahasiswa bimbingan terduga pelaku, demi menjaga kenyamanan dan keamanan akademik.

Dekan FISIP Unsri, Dr. Ardiyan Saptawan, M.Si., membenarkan bahwa penanganan kasus telah sesuai prosedur kampus.

BACA JUGA: Mobil Dinas vs Honda Beat! Dua Luka Berat Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit

“Sebagaimana prosedur di Unsri, semua sudah ditangani oleh Tim PPKPT,” katanya.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search