Categories: Ekonomi Metropolis Pagaralam Sumsel

Usai Nataru, Pagar Alam Dibanjiri Durian dari Empat Lawang

Ringkasan Berita:

° Setelah ramai wisatawan Nataru 2026, Kota Pagar Alam kini diserbu pedagang durian musiman dari Empat Lawang, Musi Rawas, Muratara, dan Lubuk Linggau.

° Harga durian masih tinggi, aktivitas dagang meriah, namun Satpol PP mengingatkan soal ketertiban lalu lintas dan kebersihan kota.


PAGAR ALAM, LINTANGPOS.com — Hiruk-pikuk liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 belum benar-benar reda di Kota Pagar Alam.

Usai dibanjiri wisatawan, kini kota yang berhawa sejuk itu diserbu aroma khas raja buah: durian.

Hampir di setiap sudut kota, terutama sepanjang jalan protokol, puluhan pedagang durian musiman tampak membuka lapak.

Mereka datang dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, seperti Kabupaten Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara (Muratara), hingga Kota Lubuk Linggau.

Durian yang dijajakan merupakan hasil panen dari empat wilayah tersebut.

Sementara durian lokal Pagar Alam dan sekitarnya, menurut para pedagang, belum memasuki masa panen.

BACA JUGA: Kepergok Curi Durian, Nyawa Remaja di Muba Melayang

“Sekarang memang lagi ramai. Harga durian masih cukup tinggi, mulai dari Rp25 ribu sampai Rp50 ribu per buah untuk ukuran besar atau jumbo,” ujar salah seorang pedagang.

Meski tersedia juga durian ukuran kecil dengan harga lebih terjangkau, mayoritas pembeli tetap memilih buah berukuran besar meskipun harus merogoh kocek hingga Rp50 ribu.

Ramainya aktivitas perdagangan durian turut mengundang perhatian Pemerintah Kota Pagar Alam.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pengawasan rutin terhadap pedagang musiman yang memanfaatkan badan jalan sebagai tempat berjualan.

“Kami awasi setiap hari para pedagang. Kami minta mereka tidak menggelar lapak di badan jalan agar tidak mengganggu aktivitas lalu lintas,” tegas Kepala Satpol PP Pagar Alam.

Selain ketertiban lalu lintas, persoalan kebersihan juga menjadi sorotan.

BACA JUGA: Motif Durian hingga Madu Lebah, Batik Tebing Tinggi Siap Jadi Ikon Baru Empat Lawang!

Satpol PP mengimbau agar para pedagang tidak membuang kulit durian sembarangan dan memastikan limbah dagangan dibuang ke tempat sampah.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: durian Empat Lawang harga durian Lubuk Linggau Muratara Musi Rawas Pagar Alam pedagang durian Satpol PP wisata Nataru 2026

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Gagal Panen Melanda Sawah Gunung Meraksa Baru, Empat Lawang

Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…

4 jam ago
  • Artikel
  • Nasional
  • Pendidikan

Dari Grup hingga Status WhatsApp, Remaja Pesisir Barat Manfaatkan Media Digital untuk Sebarkan Pesan Dakwah

Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…

21 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

23 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Bangkit, Kepengurusan Baru Resmi Dilantik

Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…

1 hari ago
  • Artikel
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Deah Monica Soroti Tata Ruang dan Permukiman di Sekitar Rel Kereta Api Empat Lawang

Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…

1 hari ago