“Saya yakin pembekalan yang diperoleh akan memperkaya wawasan dan kemampuan Saudara sekalian. Jadilah pemimpin yang mampu berinovasi dan menginspirasi,” tutupnya.
Usai memberikan sambutan, Cik Ujang secara resmi menutup kegiatan dan melepas para alumni untuk kembali ke instansi masing-masing dengan semangat baru dalam membangun birokrasi yang berkualitas.
Apresiasi dari LAN RI
BACA JUGA: Dapur SPPG Pertama di Sumsel Dilepas Wakil Gubernur Cik Ujang
Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI, Dr. Tr. Erna Irawati, S.Sos., M.Pol.Adm, turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta pelatihan.
Ia menyampaikan kebanggaannya atas komitmen dan ketekunan para peserta yang telah menuntaskan seluruh tahapan program selama tiga bulan terakhir.
“Saya sangat bangga dengan bapak dan ibu yang telah menyelesaikan semua penugasan. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk mempertahankan momentum yang telah dicapai,” ujarnya.
Erna menjelaskan bahwa selama pelatihan, peserta dibekali empat kompetensi utama: mengelola diri sendiri, mengelola orang lain, mengelola pekerjaan, dan mengelola perubahan.
Ia menegaskan pentingnya peran pemimpin untuk proaktif menghadapi tantangan lingkungan kerja, dengan akuntabilitas dan integritas sebagai landasan utama.
“Jadilah contoh bagi bawahan dengan mempertanggungjawabkan setiap ucapan dan kinerja sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Selain itu, Erna juga menyoroti pentingnya komunikasi publik dan personal branding bagi ASN di era digital.
Menurutnya, pemimpin modern harus mampu membangun citra positif melalui komunikasi yang efektif, termasuk melalui media sosial.
“Gunakan media sosial secara bijak untuk mencitrakan pemerintahan yang baik kepada publik,” pesannya.
Pelaksanaan Pelatihan
Kepala BPSDMD Provinsi Sumsel, Prof. Dr. H. M. Edwarjuliartha, S.Sos., M.M, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan berlangsung sejak 7 Juli hingga 28 Oktober 2025 dengan enam tahapan pembelajaran.





