Categories: Lubuk Linggau Metropolis

19 Truk Batu Bara ‘Serbu’ Pusat Kota Lubuklinggau Dihentikan Polisi Saat Subuh! Ada Apa?

Ringkasan Berita:

° Sebanyak 19 truk pengangkut batu bara dihentikan dan ditilang Satlantas Polres Lubuklinggau setelah kedapatan melintas di pusat kota pada Jumat subuh.

° Selain melanggar aturan jalur khusus, truk dinilai meresahkan warga karena menyebabkan kerusakan jalan dan ceceran batu bara.


LUBUK LINGGAU, LINTANGPOS.com — Suasana subuh di Kota Lubuklinggau yang biasanya lengang mendadak ramai oleh deretan truk raksasa bermuatan batu bara.

Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB, sebanyak 19 unit truk kedapatan melintas di Jalan Yos Sudarso, kawasan Simpang RCA, Kelurahan Jawa Kiri, Lubuklinggau Timur II.

Tanpa menunggu lama, Satlantas Polres Lubuklinggau langsung menghentikan rombongan tersebut dan menggiringnya ke kantor Satlantas.

Kasat Lantas Polres Lubuklinggau AKP Desi Azhari menuturkan bahwa penindakan ini bermula dari patroli subuh yang sebelumnya ditujukan untuk mengantisipasi balap liar.

Namun di tengah patroli, petugas menemukan pemandangan yang tak biasa.

“Sepanjang Jalan Yos Sudarso dari Simpang RCA sampai terminal atas terlihat lintasan truk batu bara yang tengah melintas. Kita langsung hentikan dan periksa,” ujar Desi.

BACA JUGA: Warga Tanjung Raman Hentikan 4 Truk Batubara yang Langgar Jalur Kota

Truk-truk tersebut ternyata sedang membawa batu bara dari Jambi menuju Bengkulu.

Seluruhnya bermuatan penuh—dan itu menjadi salah satu alasan petugas bertindak cepat.

Menurut Desi, keberadaan truk batu bara di pusat kota bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga berdampak buruk bagi masyarakat.

Selain berpotensi merusak jalan, ceceran batu bara kerap mengotori jalan dan mengganggu pengendara lain.

Keluhan warga pun sudah berkali-kali masuk ke kepolisian.

“Ini sudah meresahkan. Banyak warga mengeluh karena jalan menjadi kotor dan licin. Karena itu langsung kita tindaklanjuti,” tegasnya.

BACA JUGA: Tumpahan Batubara di Lahat, Bupati Turun Tangan, Perusahaan Disorot

Dasar hukum penindakan ini juga jelas. Desi merujuk pada PP Nomor 25 Tahun 2024 yang menegaskan bahwa angkutan batu bara dilarang melewati jalan umum dan wajib menggunakan jalur khusus.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: anak kecanduan narkoba di Sumatera Selatan ditilang jalur khusus Lubuklinggau Patroli Subuh pelanggaran Satlantas truk batu bara

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Tiga Anak Diamankan, Polres Empat Lawang Ungkap Kasus Curas

Polres Empat Lawang mengungkap kasus curas di Tanjung Beringin. Tiga anak berusia 16 tahun diamankan…

6 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Parlemen
  • Sumsel

Pemkab dan DPRD Empat Lawang Sepakati Perubahan APBD 2026

Pemkab dan DPRD Empat Lawang menyepakati Perubahan APBD 2026 dengan pendapatan Rp1,137 triliun dan belanja…

11 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Parlemen
  • Sumsel

Banggar Pangkas Belanja Rp67 Miliar di APBD Perubahan

Banggar DPRD Empat Lawang memangkas belanja Rp67,29 miliar dalam APBD Perubahan 2026 setelah proyeksi dana…

12 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Politik
  • Sumsel

Dokumen Belum Rampung, Paripurna DPRD Empat Lawang Diskor

Rapat Paripurna DPRD Empat Lawang diskor karena dokumen laporan Banggar dan Pansus belum rampung. Sidang…

14 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penusukan di Sungai Musi

Polres Empat Lawang mengungkap kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di Desa Canggu. Terduga pelaku JS…

14 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Makmano Karhutla Digencarkan, Polisi Datangi Warga

Polres Empat Lawang memperkuat pencegahan Karhutla melalui Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengedukasi larangan…

18 jam ago