Terlebih, Musi Rawas tengah mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi digital pemerintahan, serta perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Seleksi terbuka JPT Pratama juga menjadi cerminan komitmen Pemkab Musi Rawas dalam menerapkan prinsip profesionalisme dan akuntabilitas birokrasi.
Dengan sistem yang transparan dan kompetitif, diharapkan tidak ada lagi ruang bagi praktik non-merit dalam pengisian jabatan strategis.
Menuju Penetapan Pejabat Terbaik
BACA JUGA: Bupati Muba Lantik Pejabat Eselon II dan Fungsional, Dorong ASN Kuat dan Kompetitif
Masyarakat kini menanti langkah selanjutnya dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Penetapan pejabat terpilih diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif.
Lebih dari sekadar pergantian jabatan, proses ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan pemimpin birokrasi yang inovatif, adaptif terhadap perubahan, dan berorientasi pada hasil.
Jika dikelola dengan baik, hasil seleksi terbuka JPT Pratama ini diyakini akan membawa dampak positif bagi pembangunan dan pelayanan publik di Bumi Lan Serasan Sekentenan.
Dengan 21 nama terbaik yang telah diumumkan, publik pun berharap keputusan akhir benar-benar melahirkan sosok pemimpin OPD yang mampu bekerja cepat, tepat, dan berpihak pada kepentingan masyarakat Musi Rawas. (*/red)







