Adapun hasil rembuk nasional merumuskan empat poin penting:
Pemilihan Sragen sebagai tuan rumah dinilai tepat. Letaknya strategis di Jawa Tengah, menghubungkan Solo, Yogyakarta, dan Jawa Timur, sekaligus memiliki nilai historis.
Kehadiran puluhan raja dan sultan pun memberi dampak langsung bagi pariwisata serta perekonomian lokal.
BACA JUGA: Warga Sungai Lilin Geger Penemuan Kerangka Manusia di Pondok Tua
Selama dua hari, masyarakat Sragen bisa menyaksikan prosesi adat, pelantikan, hingga diskusi budaya yang jarang terjadi.
Tak hanya sebagai tontonan, pertemuan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga keberagaman Nusantara.
Rembuk Nasional 2025 menghasilkan rekomendasi konkret yang akan disampaikan ke pemerintah pusat.
MAKN berharap kerajaan di Indonesia bisa menjadi penyangga budaya bangsa sekaligus mitra strategis pembangunan nasional.
“Kerajaan-kerajaan Nusantara bukan tinggal nama. Dengan kerja sama pemerintah dan MAKN, warisan budaya akan terus hidup dan bermanfaat bagi Indonesia,” pungkas Eddy Wirabumi. (*/red)
Page: 1 2
Kapolsek Tebing TTinggi Kompol Herman Akhiri mengarahkan klaim lahan 75 hektare terhadap PTPN diselesaikan melalui…
PTPN IV Regional 7 siap membuka mediasi dan memenuhi panggilan pihak berwenang terkait klaim lahan…
Polres Empat Lawang mengamankan pria berinisial E dengan 16 paket sabu seberat bruto 3,26 gram…
Polres Empat Lawang menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka memperingati Hari Jadi…
Polres Empat Lawang menetapkan seorang oknum kepala desa di Kecamatan Lintang Kanan sebagai tersangka kasus…
Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi mengungkap kasus dugaan karhutla di Desa Seguli Kecil…