Ringkasan Berita:
Pendaftaran CPNS selalu jadi magnet bagi lulusan perguruan tinggi. Sejumlah jurusan kuliah terbukti memiliki peluang lebih besar dibutuhkan instansi pemerintah. Mulai dari hukum hingga teknologi informasi, berikut jurusan yang dinilai paling menjanjikan dalam seleksi CPNS.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selalu menjadi salah satu momen paling ditunggu oleh para pencari kerja, khususnya lulusan perguruan tinggi di Indonesia.
Setiap kali pemerintah membuka seleksi CPNS, jutaan pelamar bersaing untuk mendapatkan kursi sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan berbagai alasan, mulai dari stabilitas karier hingga kontribusi langsung bagi negara.
Namun, di tengah ketatnya persaingan, memilih jurusan kuliah yang tepat sejak awal ternyata bisa menjadi strategi penting untuk memperbesar peluang lolos seleksi CPNS.
Berdasarkan tren rekrutmen di berbagai kementerian dan lembaga negara, terdapat sejumlah jurusan yang secara konsisten memiliki kebutuhan tinggi dan peluang lebih besar dalam seleksi.
1. Hukum, Jurusan Favorit Sepanjang Masa
Jurusan hukum hampir tidak pernah absen dalam daftar formasi CPNS.
BACA JUGA: Sabu Diselipkan di Pasta Gigi, Nyaris Lolos ke Lapas Lahat
Hal ini tidak mengherankan mengingat pemerintahan sangat lekat dengan regulasi, perundang-undangan, dan penegakan hukum.
Lulusan hukum dibutuhkan di banyak instansi, mulai dari kementerian, lembaga negara, hingga pemerintah daerah.
Posisi seperti analis hukum, perancang peraturan perundang-undangan, jaksa, hingga jabatan struktural tertentu mensyaratkan latar belakang pendidikan hukum.
Kemampuan memahami dan menyusun regulasi menjadi nilai tambah utama yang membuat jurusan ini selalu diminati.
2. Ekonomi, Pilar Pengelolaan Keuangan Negara
Di tengah kompleksitas pengelolaan anggaran dan kebijakan fiskal, lulusan ekonomi menjadi aset penting bagi pemerintah.
BACA JUGA: CPNS 2026 Belum Dibuka, Fresh Graduate Diprioritaskan?
Jurusan ini banyak dicari untuk mengisi posisi yang berkaitan dengan perencanaan, penganggaran, hingga analisis kebijakan ekonomi.
Kementerian keuangan, badan perencanaan pembangunan, hingga instansi daerah membutuhkan tenaga profesional yang memahami dinamika ekonomi dan keuangan publik.
Tak heran jika jurusan ekonomi kerap memiliki kuota formasi CPNS yang cukup besar.
3. Ilmu Administrasi Publik, Tulang Punggung Birokrasi








