Hujan Deras Bikin Pagar Taman Bukit Siguntang Ambruk, Jalan Tertutup 10 Meter!

oleh -159 Dilihat
oleh
Pagar Taman Bukit Siguntang di Palembang roboh akibat hujan deras. Disbudpar Sumsel lakukan perbaikan darurat dan rencanakan perbaikan permanen, Senin (24/11/2025) malam. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Hujan deras di Palembang membuat pagar Taman Bukit Siguntang roboh dan menutup badan jalan sepanjang 10 meter.

° Disbudpar Sumsel langsung melakukan penanganan darurat dan menargetkan perbaikan sementara selesai dalam sehari, sementara perbaikan permanen menunggu proses pengajuan.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com — Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang pada Senin (24/11/2025) malam menyebabkan pagar Taman Bukit Siguntang di Jalan Putri Kembang Dadar roboh dan memakan badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter.

Insiden ini membuat akses jalan sempat terganggu dan memicu respons cepat dari pihak terkait.

Pelaksana Harian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Afriansyah, menjelaskan bahwa robohnya pagar dipicu kondisi tanah perbukitan yang labil setelah diguyur hujan berintensitas tinggi.

“Semalam hujan deras. Karena ini wilayah perbukitan, tanah di sekitar pagar ikut bergeser sehingga pagarnya roboh,” ujar Afriansyah pada Selasa (25/11/2025).

Mendapat laporan pada pagi harinya, tim Disbudpar Sumsel langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Mereka menargetkan proses penanganan darurat selesai dalam satu hari.

“Kita singkirkan dulu puing-puing pagar. Setelah itu, kita pasang pagar seng sementara untuk mencegah orang masuk ke area taman. Kira-kira lama prosesnya seharian,” jelas Afriansyah.

BACA JUGA: Detik-detik Ketegangan di Jembatan Ogan, Truk Molen Tersangkut, Portal Baja Ambruk Hampir Timpa Pengendara!

Terkait perbaikan permanen, ia menegaskan bahwa proses tersebut membutuhkan pengajuan resmi terlebih dahulu. Insiden pagar roboh di kawasan Taman Bukit Siguntang ternyata bukan kejadian pertama.

“Sebelumnya juga pernah roboh karena penyebab yang sama, terjadi pada bagian belakang taman, dan sudah diperbaiki secara permanen melalui proses pengajuan terlebih dahulu,” tutupnya.

Pihak Disbudpar kini mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di sekitar kawasan perbukitan terutama saat hujan deras, mengingat potensi pergeseran tanah yang dapat menimbulkan bahaya serupa. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.