Pencuri Pipa Pertamina Gagal Gasak Material Vital, Aksi Mereka Terciduk Patroli Gabungan

oleh -71 Dilihat
oleh
Patroli gabungan gagalkan pencurian pipa Pertamina di Ogan Ilir. Barang bukti diamankan, pelaku melarikan diri, penyelidikan jaringan terus berlanjut. Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Patroli gabungan Pertamina Limau dan Kodim Muara Enim menggagalkan pencurian 15 batang pipa water line di TMB 25, Ogan Ilir.

° Pelaku melarikan diri, namun barang bukti diamankan.

° Tim gabungan tengah melacak jaringan pencurian material vital BUMN.


OGAN ILIR, LINTANGPOS.com – Upaya pencurian material vital milik Pertamina kembali berhasil digagalkan.

Aksi pencurian pipa water line terjadi di lokasi TMB 25, Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Patroli gabungan yang rutin digelar tim keamanan Pertamina Limau bersama personel intelijen Kodim Muara Enim mencurigai aktivitas tidak biasa di area tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 15 batang pipa tubing ukuran 27/81 dengan panjang sekitar 2 meter yang diduga hendak dicuri dan dipindahkan ke titik pengepulan di wilayah Prabumulih.

Meski pelaku berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba, barang bukti langsung diamankan.

Tim gabungan kini tengah melakukan pelacakan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku serta jaringan di balik pencurian material aset negara.

BACA JUGA: Notifikasi di HP Bongkar Aksi Misterius di Gudang Palembang, Remaja Ini Hampir Jadi Korban Pencurian!

Kegiatan patroli ini melibatkan sejumlah unsur pengamanan, termasuk Danru Security Limau Duga, BKO Unit Intel Kodim Muara Enim Serda Agus Finus, serta anggota security Loidi, Depri, dan driver Ikbal.

Dalam laporan resmi, petugas menekankan bahwa ancaman pencurian material di area kerja Pertamina masih tinggi, sehingga membutuhkan pengamanan berlapis.

“Ini bagian dari patroli rutin untuk menekan angka pencurian material BUMN. Kami akan terus lakukan penyelidikan hingga pelaku dan jaringan yang terlibat tertangkap,” ujar petugas.

Patroli berlangsung lancar dan situasi dinyatakan aman hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB.

Laporan hasil temuan telah diteruskan ke Komando Atas untuk tindak lanjut penegakan keamanan aset negara.

Upaya ini menjadi penegasan bahwa pengamanan objek vital nasional, khususnya aset energi, tidak bisa dianggap sepele karena berhubungan dengan operasional perusahaan serta kepentingan strategis negara. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.