Kasus Pembunuhan Sadis di Lorong Pompa Terungkap! Pelaku Tertangkap Setelah Drama Kejar-Kejaran di Kebun Terpencil

oleh -160 Dilihat
Pembunuhan berencana di Lorong Pompa terungkap. NA ditangkap usai buron dan berusaha kabur. Polres Empat Lawang pastikan proses hukum berjalan transparan, Jum'at (12/12/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Kasus pembunuhan diduga berencana di Lorong Pompa akhirnya terungkap.

° NA (28) ditangkap setelah sempat bersembunyi di kebunnya.

° Polisi menemukan bukti kuat sesuai Pasal 340 KUHP.

° Proses hukum dijanjikan transparan dan jadi bukti ketegasan Polres Empat Lawang.


EMPATLAWANG, LINTANGPOS.com – Di tengah keseharian warga Lorong Pompa, Kelurahan Tanjung Makmur, Kecamatan Tebing Tinggi, sebuah peristiwa yang mengguncang batin masyarakat akhirnya menemukan titik terang.

Setelah melalui rangkaian penyelidikan intensif, Satreskrim Polres Empat Lawang berhasil mengungkap teka-teki di balik kematian tragis seorang perempuan bernama Dardiana pada 10 Mei 2025 lalu.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, melalui akun resmi kepolisian, mengumumkan bahwa penyelidikan yang dibangun dari olah TKP mendalam mengarah pada satu nama yang sejak awal dicurigai kuat sebagai pelaku: NA (28).

Jejaknya sempat samar, namun kepingan bukti yang dikumpulkan tim penyidik justru semakin menguatkan dugaan pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHP.

Peristiwa pilu itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di rumah korban—sebuah lokasi yang sehari-hari menjadi bagian dari denyut kehidupan warga di permukiman padat tersebut.

Fakta bahwa kejadian itu berlangsung di area yang begitu dekat dengan aktivitas masyarakat membuat publik semakin terpukul sekaligus penasaran.

BACA JUGA: Kasus Kades Terjerat Korupsi Makin Banyak! Pajak Desa Tak Disetor Jadi Lahan Basah Baru

Drama Penangkapan di Kebun Terpencil

Setelah sempat menjadi buronan, NA akhirnya ditemukan bersembunyi di kebun miliknya di Talang Danau, Desa Lubuk Buntak, Kecamatan Talang Padang.

Lokasi yang sulit dijangkau itu justru menjadi panggung drama penangkapan.

Ketika petugas berusaha menangkapnya, NA mencoba kabur, memicu aksi pengejaran yang memaksa pihak kepolisian mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkannya melalui tembakan di bagian kaki.

Kanit Pidum Polres Empat Lawang, Adin Rianto, menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan ketekunan anggota di lapangan.

“Upaya ini bukan hanya untuk membuka kasus, tetapi juga untuk mengembalikan rasa aman masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA: Tiga Tahun Kabur! Sopir Sawit Akhirnya Diciduk di Rumahnya Saat Malam Hari, Apa Kasusnya?

Komitmen dan Sikap Tegas Polres Empat Lawang

Polres Empat Lawang memastikan bahwa proses hukum terhadap NA akan berjalan secara transparan dan sesuai prosedur.

Kasus ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak pelaku kejahatan berat yang menguji ketenangan warga.

Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas demi memastikan keluarga korban mendapatkan keadilan.

Motif pelaku kini masih didalami oleh penyidik, menjadi bagian penting dalam mengungkap keseluruhan cerita di balik tragedi yang menyentuh banyak hati ini.

Dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat Lorong Pompa sedikit demi sedikit mendapatkan kembali rasa aman mereka, sementara proses hukum terus bergerak untuk membawa kebenaran ke permukaan. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.