Air Laut Naik, Hujan Menggila! Palembang di Ambang Banjir Besar, Gubernur Sumsel Kirim Alarm Darurat

oleh -120 Dilihat
Pemprov Sumsel siaga penuh hadapi ancaman cuaca ekstrem. Palembang jadi fokus utama karena kenaikan air Sungai Musi dan potensi banjir besar. Foto: dok/IST

Ringkasan Berita:

° Pemprov Sumsel menginstruksikan seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan bencana hidrometeorologi.

° BMKG memprediksi cuaca ekstrem akibat badai siklon, dengan ancaman serius di Palembang karena kenaikan air Sungai Musi dan potensi banjir besar.


PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Langit Sumatera Selatan kembali memberi sinyal bahaya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi menginstruksikan seluruh kepala daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.

Peringatan itu disampaikan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru pada Rabu (24/12/2025), menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai pergerakan badai siklon yang berpotensi memicu hujan lebat dan kondisi cuaca tidak menentu.

“Ancaman bencana hidrometeorologi itu kita sudah antisipasi dengan mengingatkan kepada seluruh kepala daerah, badan penanggulangan bencana setiap daerah agar waspada,” tegas Herman Deru.

Sebagai langkah awal, surat peringatan dini telah dikirimkan kepada seluruh bupati dan wali kota agar setiap daerah bersiap menghadapi dampak curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat.

Palembang Jadi Sorotan Utama

BACA JUGA: Bibit Siklon 91S Dekatkan Arah Badai ke Sumsel! BMKG Ingatkan 3 Hari Hujan Tanpa Henti

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian serius adalah Kota Palembang.

Berdasarkan laporan BMKG, terjadi tren kenaikan permukaan air Sungai Musi yang dipicu oleh meningkatnya permukaan air laut.

Kondisi ini menjadi ancaman nyata, terutama jika bersamaan dengan hujan deras.

Jika skenario tersebut terjadi, air Sungai Musi dikhawatirkan tak lagi mampu menampung limpahan hujan, sehingga potensi banjir besar di kawasan perkotaan meningkat drastis.

Meski demikian, Deru menyebut bahwa hingga saat ini, titik-titik genangan di Palembang masih dapat ditangani dengan cepat berkat koordinasi lapangan yang baik.

Namun ia menegaskan, ancaman ke depan tidak boleh dianggap sepele.

BACA JUGA: Awan Gelap Menggantung di Sumsel! BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

“Laporan BMKG itu di-upload. Misalnya kenaikan permukaan air Sungai Musi diakibatkan permukaan air laut naik. Ini juga potensi kalau ditambah curah hujan bisa menjadi genangan tinggi di Palembang. Minimal saluran harus bersih,” pungkasnya.

Waspada Bersama, Bencana Bisa Dicegah

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca terbaru dan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, guna meminimalisir risiko banjir.

Koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan warga menjadi kunci utama menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kian sulit diprediksi.

Di tengah perubahan iklim yang semakin tak menentu, kewaspadaan kini bukan lagi pilihan—melainkan kebutuhan. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.