Akhirnya! ‘Jalur Maut’ Jalintim Palembang–Betung Mulai Diperbaiki, Gubernur Turun Tangan di KM 14

oleh -117 Dilihat
Gubernur Sumsel meninjau dan memulai perbaikan Jalintim Palembang–Betung yang dikenal rawan kecelakaan. Tahap awal dikerjakan 3 km dengan target rampung akhir tahun, Selasa (18/11/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Kerusakan parah di Jalintim Palembang–Betung akhirnya ditangani.

° Gubernur Sumsel Herman Deru turun langsung ke KM 14 untuk memulai perbaikan yang sudah lama ditunggu warga.

° Tahap awal dibiayai Rp3 miliar untuk 3 km, ditargetkan rampung akhir tahun.


BANYUASIN, LINTANGPOS.com – Kerusakan panjang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) ruas Palembang–Betung, terutama di Kilometer 14 yang telah lama dikeluhkan warga, akhirnya mendapat respons nyata.

Setelah bertahun-tahun disebut sebagai “jalur maut” karena sering memicu kecelakaan dan merenggut nyawa, perbaikan resmi dimulai pada Selasa (18/11/2025).

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, turun langsung meninjau kondisi jalan yang rusak parah dan bergelombang tersebut.

Kehadirannya bukan sekadar inspeksi, tetapi sekaligus menandai dimulainya pengerjaan di lapangan.

Deru mengatakan bahwa langkah perbaikan ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang ia sampaikan kepada Wakil Presiden saat kunjungan ke Sumsel, serta surat resmi ke Kementerian PUPR.

“Alhamdulillah apa yang sudah kita sampaikan disambut baik dan hari ini Jalintim ini akan mulai dilaksanakan pekerjaannya,” ujarnya.

BACA JUGA: Tol Palembang–Betung Hampir Rampung! Waktu Tempuh Cuma 1 Jam, Jembatan Musi V Jadi Sorotan

Kerusakan di jalur vital ini sudah lama meresahkan masyarakat dan pengendara.

Selain menciptakan kemacetan, sejumlah kecelakaan pun terjadi akibat permukaan jalan yang tidak stabil.

Karena itu, penanganan awal diprioritaskan agar kendaraan bisa melintas dengan aman.

“Mulai malam ini dilakukan perbaikan. Mudah-mudahan setelah selesai akan membuat pengendara nyaman, lancar, dan tidak mengakibatkan kecelakaan. Perbaikan ditargetkan selesai akhir tahun,” kata Deru.

Ia menjelaskan bahwa perbaikan Jalintim memerlukan proses penganggaran bertahap.

Untuk tahap awal, Kementerian PUPR telah menyiapkan dana sekitar Rp3 miliar untuk pengerjaan sepanjang 3 kilometer.

BACA JUGA: Jalan Rusak di Pulau Harapan Akhirnya Masuk Rencana Pembangunan Pemprov Sumsel

Dari total 60 kilometer ruas Palembang–Betung, sekitar 13 kilometer mengalami kerusakan.

Pada tahap ini, 1,5 kilometer akan dikerjakan, melanjutkan pekerjaan sebelumnya hingga total mencapai 3 kilometer.

Menurut Deru, perbaikan jalan di Jalintim dilakukan setiap tahun, termasuk pelebaran secara bertahap.

Ke depan, pembukaan jalan tol diharapkan dapat mengurai arus kendaraan sehingga pengerjaan Jalintim bisa dilakukan lebih optimal dan menyeluruh.

Dengan dimulainya perbaikan ini, masyarakat berharap “jalur maut” tersebut segera berubah menjadi jalur aman yang layak dilalui, tanpa lagi menimbulkan kecemasan setiap kali melintas. (*/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.